DURI – Pondok Pesantren UAS ( Ustadz Abdul Somad) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dipadati ribuan jamaah saat pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW Akbar, Sabtu malam (15/8/2026).
Sekitar 1.000 tamu undangan dan jamaah dari berbagai wilayah Kabupaten Kampar hingga luar daerah hadir untuk bersama-sama memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dipusatkan di Masjid Hajjah Rohana yang menjadi pusat kegiatan Pondok Pesantren UAS. Suasana di lokasi tampak penuh dengan cahaya dan nuansa keagamaan, sementara jamaah mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat.

Maulid Nabi Akbar tersebut turut menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya Al Habib Muhammad bin Haidar Syahab dan Ustadz Prof. DR. H. Abdul Somad atau UAS.
Kehadiran kedua tokoh agama tersebut mendapat sambutan antusias dari para jamaah.
UAS dan Al Habib Muhammad Isi Tausiyah
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan donasi untuk pembangunan Masjid Ba’alawih Bangkinang.
Al Habib Muhammad bin Haidar Syahab kemudian menyampaikan ceramah agama yang dilanjutkan dengan salawat bersama. Setelah itu, Ustadz Prof. DR. H. Abdul Somad memberikan tausiyah yang menjadi salah satu rangkaian utama dalam Maulid Nabi Muhammad SAW Akbar tersebut.
Turut hadir Ustadz Riki Ariansyah, Ustadz Tatang Yudiansyah, serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Rimbo Panjang.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama hingga penutupan sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolres Kampar Pimpin Pengamanan
Besarnya jumlah jamaah yang hadir membuat pengamanan menjadi perhatian utama. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang hadir langsung sekaligus memimpin pengamanan kegiatan.
Kapolres didampingi Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, para Pejabat Utama Polres Kampar, Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, serta para Kapolsek jajaran Polres Kampar
Sebanyak 28 personel kepolisian disiapkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk mengatur arus jamaah dan kendaraan di sekitar lokasi.
Kapolres Kampar mengatakan, kehadiran kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Polri terhadap kehidupan beragama serta masyarakat.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tak hanya saat ada gangguan keamanan, tetapi juga saat masyarakat berkumpul dalam kebaikan, dalam ibadah, dan dalam mempererat tali persaudaraan,” ujar Boby di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, personel diterjunkan secara maksimal agar seluruh jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.
“Pengamanan yang kami lakukan dengan 28 personel yang dipersiapkan secara maksimal, semata-mata agar seluruh jamaah dapat beribadah dengan tenang, khusyuk, dan nyaman,” katanya.
Ia berharap semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin mempererat persatuan dan meningkatkan kepedulian antarsesama.
“Semoga semangat Maulid Nabi ini semakin memperkuat persatuan kita, menumbuhkan kasih sayang sesama manusia, dan menjadikan Kampar sebagai wilayah yang aman, damai, dan penuh berkah,” sambungnya.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan secara humanis dan persuasif. Petugas tidak hanya memastikan keamanan di sekitar masjid, tetapi juga membantu menjaga kelancaran pergerakan jamaah dan kendaraan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan khidmat tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













