DURI – Komnas PA Kabupaten Bengkalis terus meningkatkan langkah preventif dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di berbagai daerah.
Pada Selasa, 18 November 2025, Komnas PA hadir sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi di SMAN 3 Pinggir yang berlokasi di Jalan Pelajar, Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan yang diikuti 347 siswa dan 22 guru itu berlangsung aktif dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait bentuk-bentuk kekerasan, cara pencegahan, hingga langkah melindungi diri.
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Peni Wulandari, sebagai narasumber, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memerangi kekerasan terhadap anak.

“Semua kita harus bekerja sama, melakukan upaya-upaya pencegahan dengan sangat masif agar anak-anak bisa memahami dengan cepat dan lengkap bahaya kekerasan. Kita sudah terlalu sering melihat berita-berita menyedihkan akibat perilaku kekerasan ini, baik fisik maupun seksual. Komnas PA sangat mendukung program yang dibuat SMAN 3 Pinggir ini. Para siswa adalah aset, SDM masa depan yang kita miliki,” ujar Peni, Kepada KabarDuri.net,Selasa (18/11/2025).
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 3 Pinggir, Asni, memberikan apresiasi penuh terhadap kolaborasi ini.
“Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh pemahaman mendalam tentang hak-hak anak serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan. Ini menjadi langkah nyata memperkuat karakter dan kepedulian sosial peserta didik,” ungkapnya.

Asni juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.“Kami menyarankan agar kegiatan seperti ini dilakukan berkala, baik melalui seminar, workshop, maupun pendampingan langsung. Dengan begitu, sekolah dapat membangun sistem perlindungan anak yang lebih kuat dan berkesinambungan,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif. “Perlindungan anak bukan hanya tugas satu lembaga, tetapi tanggung jawab kita bersama—guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Sebagai bentuk motivasi, Komnas PA membagikan mug berlogo Komnas PA bertuliskan “STOP BULLYING – Anak Terlindungi, Indonesia Maju” kepada para peserta.
Kegiatan edukasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan sekolah, sekaligus bagian dari komitmen bersama menciptakan generasi yang aman, berdaya, dan terlindungi.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















