DURI – Menjelang sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan itikaf, yakni berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah, doa, dan dzikir. Di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sejumlah masjid telah menjadi pilihan jamaah untuk melaksanakan itikaf karena fasilitas yang memadai dan kegiatan ibadah yang terjadwal dengan baik.
Berikut ini daftar masjid di Kota Duri yang kerap dijadikan lokasi itikaf, lengkap dengan keunggulan masing-masing.
1. Masjid Agung Arafah
Masjid Agung Arafah menjadi salah satu masjid terbesar dan paling ramai di Kota Duri saat Ramadan. Masjid ini menyediakan area itikaf yang luas, toilet bersih, tempat wudhu terpisah, serta pendingin ruangan di beberapa bagian. Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, pengurus masjid biasanya menggelar qiyamul lail, tausiyah, dan sahur bersama jamaah itikaf.

2. Masjid Al-Huda
Masjid Al-Huda dikenal sebagai masjid lingkungan yang aktif dengan kegiatan keagamaan. Saat Ramadan, masjid ini membuka kesempatan itikaf bagi jamaah dengan suasana yang lebih tenang dan khusyuk. Fasilitas dasar seperti air bersih, penerangan memadai, serta keamanan lingkungan menjadi nilai tambah bagi jamaah yang ingin fokus beribadah.
3. Masjid Al-Muhajirin
Masjid Al-Muhajirin juga menjadi pilihan masyarakat Duri untuk melaksanakan itikaf. Selain lokasi yang strategis, masjid ini rutin mengadakan kegiatan tadarus Al-Qur’an, kajian singkat setelah tarawih, dan sahur sederhana bagi jamaah yang bermalam. Pengurus masjid turut mengatur kebersihan dan ketertiban selama itikaf berlangsung.
4. Masjid Al-Ikhlas
Bagi jamaah yang menginginkan suasana lebih sepi dan nyaman, Masjid Al-Ikhlas sering dipilih sebagai tempat itikaf. Masjid ini relatif tidak terlalu padat, sehingga cocok bagi jamaah yang ingin memperbanyak ibadah pribadi seperti membaca Al-Qur’an dan dzikir tanpa banyak gangguan.
5. Masjid Nurul Iman
Masjid Nurul Iman dikenal aktif melibatkan remaja masjid dalam kegiatan Ramadan. Selama sepuluh malam terakhir, pengurus masjid biasanya membuka itikaf dengan pengaturan jadwal imam, keamanan, dan kebersihan. Kehadiran relawan membantu jamaah merasa lebih aman dan nyaman selama beritikaf.
Tips Itikaf Nyaman di Kota Duri
Bagi masyarakat yang ingin melaksanakan itikaf, disarankan membawa perlengkapan pribadi seperti alas tidur, selimut tipis, alat mandi, dan Al-Qur’an. Jamaah juga diimbau menjaga kebersihan masjid, ketertiban, serta mengikuti aturan yang ditetapkan pengurus masjid setempat.
Dengan banyaknya pilihan masjid di Kota Duri, umat Islam diharapkan dapat menjalankan itikaf dengan khusyuk dan penuh makna. Momentum sepuluh malam terakhir Ramadan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperbanyak ibadah dan meraih keutamaan Lailatul Qadar.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















