DURI – Kepala Desa Muara Basung, Akhyar Mukmin, menghadiri peringatan Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ke-24 yang digelar di Gedung Serba Guna Hj. Nuryah Binti Penghulu Sontel, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Akhyar Mukmin menyampaikan ucapan selamat Milad IGRA ke-24. Ia berharap IGRA terus konsisten mengabdi melalui penguatan kader, penyatuan gerak, serta melahirkan karya dan prestasi menuju IGRA yang bermartabat dan bermanfaat.
Dalam sambutannya, Akhyar menekankan pentingnya peran guru, khususnya guru Raudhatul Athfal (RA), dalam mendidik anak-anak usia dini dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan.
Menurutnya, menjadi guru RA bukanlah pekerjaan yang mudah karena membutuhkan kesabaran serta komitmen besar dalam membentuk karakter dan memberikan pendidikan dasar kepada anak-anak.

“Pahala yang paling tinggi itu adalah menjadi seorang guru. Guru, khususnya guru RA, adalah orang-orang yang penuh kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan dalam mendidik anak-anak setingkat taman kanak-kanak,” ujar Akhyar.
Ia juga mengakui bahwa tidak semua orang mampu menjalankan tugas sebagai guru RA. Karena itu, ia menilai para guru yang memilih jalan pengabdian tersebut sebagai orang-orang istimewa yang mendapat kesempatan untuk mendidik generasi penerus.
“Kalau kami disuruh menjadi guru RA, mungkin belum tentu mampu dan sanggup. Makanya, Bapak dan Ibu guru adalah orang-orang istimewa yang Allah takdirkan menjadi guru RA,” ungkapnya.

Akhyar turut menyampaikan pesan agar setiap orang menghargai kemampuan dan peran masing-masing. Ia mengibaratkan hal tersebut melalui pepatah tentang silet dan kapak.
“Jangan kita katakan silet itu tidak tajam karena tidak bisa memotong batang kelapa, dan jangan kita katakan kapak itu tumpul karena tidak bisa mencukur kumis. Semuanya ada porsinya masing-masing,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kemampuan, kelebihan, dan peran berbeda yang harus dihargai, termasuk para guru RA yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anak sejak usia dini.
Kegiatan Milad IGRA ke-24 ini dihadiri Ketua IGRA Kabupaten Bengkalis, Santi Arah, S.Pd.I., M.M., Gr., serta Ketua IGRA Kecamatan, Elva Sukaesih, S.Pd., Gr.
Turut hadir para kepala sekolah RA dan guru dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Pinggir, Talang Muandau, Mandau, dan Bathin Solapan.

Peringatan Milad IGRA ke-24 ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, serta mendorong para guru RA terus berkarya dan memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













