DURI – Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto memperkuat pengawasan internal terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Sebanyak 17 Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Bengkalis menjalani pemeriksaan urine, dengan hasil seluruh peserta menunjukkan negatif narkoba.
Pemeriksaan tersebut berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Bengkalis, Kamis (29/10/2026), sekitar pukul 10.22 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pencegahan sekaligus penguatan kedisiplinan dan integritas anggota Polri.
“Kami ingin memastikan bahwa Polres Bengkalis benar-benar bersih dari narkoba. Integritas dan kedisiplinan merupakan harga mati bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas serta menjaga kepercayaan masyarakat,” Ungkap AKBP Eko Rubiyanto.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anggota Polri mampu menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 17 pejabat dan personel yang mengikuti kegiatan tersebut, seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba.
Hasil ini menjadi indikator positif dalam pelaksanaan pengawasan internal, sekaligus memperlihatkan pentingnya pemeriksaan berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Tak Berhenti di Pejabat Utama, Seluruh Kapolsek Bakal Diperiksa
Pengawasan internal Polres Bengkalis tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap 17 pejabat dan personel tersebut.
Ke depan, Polres Bengkalis akan memeriksa urine seluruh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) jajaran dan seluruh personel.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat kedisiplinan, meningkatkan integritas, serta memastikan personel kepolisian terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada 17 Pejabat Utama yang telah menjalani pemeriksaan. Ke depan, seluruh Kapolsek jajaran hingga personel Polres Bengkalis juga akan mengikuti pemeriksaan urine sebagai bagian dari pengawasan internal secara berkelanjutan,” Tutupnya.
Melalui pemeriksaan yang lebih menyeluruh, Polres Bengkalis berupaya membangun lingkungan kerja yang bersih dari narkotika sekaligus memperkuat tanggung jawab setiap anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pengawasan internal juga penting untuk memastikan anggota kepolisian menjalankan tanggung jawabnya dalam menegakkan hukum, termasuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dimulai dari lingkungan internal institusi sebelum menjalankan tugas penegakan hukum di tengah masyarakat.
Polres Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui pengawasan serta langkah-langkah preventif secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












