KabarDuri, DURI – Rumah Sakit Umum Mutia Sari Viral di Media sosial, Terkait pelayanan Pasien Badan Penyelenggaraan Jamin Sosial ( BPJS) yang mendapatkan pelayan medis namun korban tidak di layani ( Alias Cuek, dari Dokter Dan juga perawat di akun bernama Adhy Hutasoit.
Dalam tayang video yang disebarkan tampak dalam Rekaman Video seorang wanita sambil Marah marah kepada dokter dan Perawat pada RSU dengan motto “Kebutuhan Anda Adalah Prioritas Kami” dikarenakan orang tuanya tidak mendapatkan pelayanan maksimal di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dikarenakan pasien BPJS.
“Begini rupanya layanan kalian, mentang mentang kami pasien BPJS. Kalian cueki. Kalian bilang suruh cari kamar sendiri yang kosong. Dimana hati kalian, memang kami pasien BPJS, tapi kami punya uang. Jangan sepele. Memang kami orang miskin tapi kami punya uang. Ku viralkan kalian,”ucapnya sembari merekam menunjuk oknum dokter dan perawat sembari berlalu keluar IGD lalu kembali mencak mencak kedalam ruangan.
Saat konfirmasi KabarDuri.Net Melalui via Pesan Singkat kepada pihak Manajemen RSU Mutia Sari melalui Manager Pelayanan dan Humas Eksternalnya, dr M.Yusuf
“Tidak benar kejadian nya Seperti video yang viral tersebut dan jika pasien itu datang untuk melakukan kontrol luka.
,” ungkapnya kepada KabarDuri.Net
Kondisi pada saat itu di IGD, pasien penuh yang membutuhkan penanganan. Selain itu, petugas RS sudah menjelaskan bahwa tempat tidur IGD sedang penuh dan mengarahkan pasien untuk menunggu pasien yang sudah selesai penanganan disalah satu tempat tidur.
“Pasien tidak terima dan langsung melakukan live facebook. Pasien tetap mendapatkan penanganan di IGD RSU Mutia Sari dengan baik,”ujar Yusuf.
pihaknya menekankan tidak ada perbedaan antara pasien BPJS ataupun umum dan tetap diperlakukan sama.
“Sudah banyak masyarakat yang merasakan pelayanan kami. Terkait masalah ini, kami memaklumi bagaimana setiap orang yang sedang sakit pasti ingin mendapat penanganan cepat. Namun kami punya keterbatasan. Atas kejadian tersebut, saya mewakili manajemen memohon maaf yang sebesar besarnya. Semoga kedepan kami bisa lebih baik dalam melayani seluruh pasien kami. Sesuai dengan motto kami, Kebutuhan Anda adalah prioritas kami,”ungkapnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















