“Tapi Bupati seakan cuek dan malah mengutus wakilnya, dalam hal ini dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Toharudin. Akan tetapi kita tetap berterimakasih dan berfikir positif,”tambahnya.
Namun tanpa kehadiran orang nomor satu di Negeri berjuluk Sri Junjungan itu, kegiatan tetap berlagsung hingga usai dengan harapan, seluruh pihak dapat terlibat dalam menurunkan angka kasus kekerasan terhadap anak dan terciptanya Kota Layak Anak di Kabupaten Bengkalis.*RD/H
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















