“Sangat disayangkan, jujur kami kecewa dengan sikap Ibuk Bupati. Padahal disaat bersamaan, Bupati juga datang diacara lain yang tempat pelaksanaannya kegiatan masih satu gedung dengan kegiatan ini. Mirisnya, undangan kegiatan kami sampaikan langsung ketangan beliau beberapa hari sebelum acara dilaksanakan,”ujar Refri didampingi Sekretarisnya, Peni Wulandari, Senin (24/10/22).
Dikatakan Refri, padahal kegiatan itu juga berkaitan dengan akan terbentuknya Kota Layak Anak di Kabupaten Bengkalis.
“Padahal jika beliau hadir, tujuan kami cukup mulia dengan memberitahu kepada seluruh undangan jika beliau mendukung mewujudkan Kota Laya Anak dinegeri ini hingga mempopulerkan keseluruh peserta salam tiga jari Bermasa,”kesalnya.
Apalagi, tambah Refri, dukungan yang diberikan pihak ketiga dalam hal ini ada perwakilan PT PHR cukup serius.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















