“Sudah 10 hari rumah kami digenangi air, Tidur tak dapat masak tak dapat, tahun ini banjirnya parah, tahun sebelumnya tidak begini ini sampai 1 meter, itulah sebabnya kami mengungsi. Namun hari ini kami bersyukur bisa ketemu langsung dengan Ibuk Kasmarni,” ungkap Alus.

“Anak-anak harus tetap sekolah, bapak ibu juga kami mengimbau untuk gotong royong menjaga kebersihan, karena habis banjir biasanya akan muncul banyak penyakit yang dapat mengganggu kesehatan seperti diare dan demam berdarah,” pesan Bupati.
Terkait infrastruktur jalan dan saluran air yang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, Bupati mengungkapkan, akan komitmen memberikan solusi demi mewujudkan kepentingan masyarakat.
“Insya Allah, kami punya komitmen untuk memenuhi apa yang menjadi keinginan masyarakat sesuai dengan anggaran yang ada. Kami juga mohon kepada masyarakat agar selalu mendukung pembangunan yang kami lakukan,” terangnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















