DURI – 80 persen emas yang dijual di Toko Samudra ternyata palsu.Fakta mengejutkan ini terungkap dari pengakuan langsung Muhammad Iksan, pemilik toko emas yang telah lama berdiri di kawasan Pasar Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Duri Timur, Kabupaten Bengkalis.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polres Bengkalis, Iksan mengakui bahwa sebagian besar koleksi emas yang terpajang rapi di etalasenya adalah hasil produksi sendiri.
“Ya, saya buat sendiri. Tapi memang tidak dari emas asli,” ucap Iksan di hadapan penyidik, dalam sebuah pengakuan yang membuka tabir praktik penipuan yang telah berlangsung lama.
Namun tidak semua perhiasan yang ia jual adalah palsu.
Iksan juga menyatakan bahwa sekitar 20 persen koleksi di tokonya berasal dari perhiasan emas asli yang ia beli dari pelanggan yang menjual kembali milik mereka.
Sayangnya, antara yang asli dan palsu, semuanya dipajang bersama di etalase toko Tanpa penjelasan yang membedakan.
Etalase Gemerlap, Nyata Kepalsuan
Etalase toko yang selama ini memamerkan kilau keemasan ternyata menyimpan kepalsuan.
Kepada pelanggan, tidak ada informasi jujur soal perbedaan barang. Banyak warga yang merasa telah tertipu, membeli perhiasan dengan harga mahal namun perlahan memudar warnanya dalam hitungan minggu.
“Patutlah saya beli sebulan lalu,sekarang udah pudar,” tulis seorang warga dalam grup WA KabarDuri.Net.
Tertangkap Berkat Laporan Warga
Kasus ini terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat yang curiga dengan kualitas emas yang mereka beli di Toko Samudra.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Satreskrim Polres Bengkalis langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan Muhammad Iksan beserta barang bukti berupa sejumlah perhiasan yang ternyata tidak mengandung logam mulia.
“Kami sudah uji sebagian barang bukti. Hasilnya, sebagian besar tidak mengandung emas sama sekali,” ungkap penyidik kepada KabarDuri.Net
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















