KabarDuri,DURI – Menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H, Polres Bengkalis bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang sembako di wilayah Bengkalis. Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting) serta sembako di pasaran, Jum’at,28/02/2025.

Kegiatan sidak yang berlangsung pada Jumat (28/2) pukul 10.00 WIB ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkalis Zulfan, ST, Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Gian Wiatma Jonimandala, STK, SIK, MH, serta perwakilan dari Kodim 0303 Bengkalis, Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan, dan Kominfo.

Sidak dilakukan di beberapa lokasi strategis, antara lain,Pasar Tradisional Terubuk Bengkalis,Gudang Bulog Cabang Bengkalis,Indomaret dan Alfamart di Bengkalis,Gudang sembako PT CKS
Selain pengecekan harga, tim juga menggelar rapat konsolidasi untuk mengawasi ketersediaan bapokting dan mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadhan.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa harga bahan pokok sebagian besar masih stabil dan stok mencukupi. Namun, terdapat beberapa temuan penting, di antaranya, Harga ayam potong mengalami kenaikan Rp2.000 per kilogram akibat kenaikan harga dari pemasok,Harga cabai dan daging di pasar tradisional masih dalam kondisi normal.
Stok beras di Gudang Bulog Bengkalis cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.
Minyak goreng merek Minyakita di gudang PT CKS tersedia sekitar 250 liter, tetapi masih ditemukan harga jual di pasaran yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dalam sidak ini, para pedagang diimbau untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dengan memanfaatkan momen Ramadhan.
Selain itu, Disperindag akan terus berkoordinasi dengan pemasok guna menjaga stabilitas harga bapokting di Kabupaten Bengkalis.
Secara umum, situasi tetap aman dan kondusif, serta kebutuhan masyarakat Bengkalis untuk menyambut Ramadhan masih tercukupi.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















