ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Mengapa Titik Pantau Hilal Biasanya Berada di Pantai atau Dataran Tinggi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

by Ramdhan Kurnia Putra
9 Februari 2026
in AGAMA ISLAM, Gaya Hidup
0
SHARES
64
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

DURI – Pemantauan hilal menjadi salah satu tahapan penting dalam penentuan awal bulan hijriah, seperti Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Setiap menjelang waktu tersebut, berbagai pihak—mulai dari Kementerian Agama, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga organisasi keagamaan—melakukan rukyatul hilal di sejumlah titik pantau yang telah ditentukan.

BacaJuga

Persiapan Menikah, Ini Rincian Barang Hantaran Khas Adat Riau

Makna Mendalam di Balik Barang Seserahan Pernikahan Adat Riau

Panduan Calon Pengantin: Daftar Lengkap Seserahan Adat Melayu Riau 

Menariknya, sebagian besar lokasi pemantauan hilal berada di wilayah pantai atau dataran tinggi. Lantas, mengapa dua lokasi ini kerap dipilih sebagai titik pantau utama?

Mengapa Titik Pantau Hilal Biasanya Berada di Pantai atau Dataran Tinggi? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Mengapa Titik Pantau Hilal Biasanya Berada di Pantai atau Dataran Tinggi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Secara astronomis, hilal adalah penampakan pertama bulan sabit muda setelah terjadinya ijtimak atau konjungsi antara Matahari dan Bulan.

Hilal hanya dapat diamati dalam rentang waktu yang sangat singkat, biasanya sesaat setelah Matahari terbenam. Karena itu, kondisi lingkungan dan geografis menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan pengamatan.

Wilayah pantai dipilih karena memiliki cakrawala barat yang relatif terbuka dan minim penghalang. Saat Matahari terbenam di ufuk barat, hilal akan muncul tidak jauh dari posisi Matahari. Di daerah pantai, pandangan ke arah laut lepas umumnya bebas dari bangunan tinggi, pepohonan, maupun perbukitan.

Kondisi ini memungkinkan pengamat mendapatkan sudut pandang yang lebih luas dan bersih untuk melihat hilal dengan jelas.
Selain itu, pantai memiliki karakteristik atmosfer yang cenderung lebih stabil pada waktu senja.

Di beberapa wilayah, suhu udara di atas laut lebih homogen sehingga turbulensi udara relatif lebih kecil. Hal ini dapat membantu meningkatkan kejernihan langit saat proses pengamatan berlangsung, meskipun faktor cuaca tetap menjadi penentu utama.

Sementara itu, dataran tinggi juga menjadi lokasi favorit karena menawarkan ketinggian yang lebih baik dibandingkan wilayah dataran rendah. Semakin tinggi suatu tempat, semakin tipis lapisan atmosfer yang harus ditembus cahaya hilal sebelum mencapai mata pengamat. Kondisi ini berpotensi mengurangi efek pembiasan dan gangguan atmosfer, sehingga objek langit dapat terlihat lebih kontras.

Dataran tinggi juga biasanya memiliki tingkat polusi cahaya yang lebih rendah. Jauh dari pusat kota dan aktivitas manusia, langit di kawasan perbukitan atau pegunungan cenderung lebih gelap dan bersih. Minimnya cahaya buatan membuat hilal yang sangat tipis dan redup lebih mudah dibedakan dari cahaya latar langit senja.

Meski demikian, pemilihan titik pantau hilal tidak hanya mempertimbangkan faktor geografis semata. Aksesibilitas lokasi, keamanan, serta ketersediaan fasilitas pendukung seperti listrik, alat optik, dan komunikasi juga menjadi pertimbangan penting.

Oleh karena itu, tidak semua pantai atau dataran tinggi otomatis menjadi lokasi ideal tanpa kajian terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

Dalam praktiknya, penentuan titik pantau hilal merupakan hasil kolaborasi antara pendekatan ilmiah dan kebutuhan praktis.

Pantai dan dataran tinggi dipilih karena secara umum memberikan peluang terbaik untuk mengamati hilal, meski hasil akhirnya tetap sangat bergantung pada kondisi cuaca saat hari pengamatan.

Dengan pemilihan lokasi yang tepat, diharapkan proses penentuan awal bulan hijriah dapat berlangsung lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun keagamaan.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #bulan suci ramadhan 2026#hilal#Kementerian Agama#syawalBMKG

BeritaTerkait

Persiapan Menikah, Ini Rincian Barang Hantaran Khas Adat Riau. FOTO : Istimewa

Persiapan Menikah, Ini Rincian Barang Hantaran Khas Adat Riau

by PUTRI ANDY
3 Oktober 2026
0

DURI  – Persiapan Menikah Dengan adat Melayu Riau tidak hanya berkaitan dengan akad dan pesta. Ada sejumlah rangkaian adat yang...

Makna Mendalam di Balik Barang Seserahan Pernikahan Adat Riau

Makna Mendalam di Balik Barang Seserahan Pernikahan Adat Riau

by PUTRI ANDY
3 Oktober 2026
0

DURI – makna Mendalam Di Balik Barang seserahan atau hantaran dalam pernikahan adat Melayu Riau bukan sekadar pemberian dari pihak...

Panduan Calon Pengantin: Daftar Lengkap Seserahan Adat Melayu Riau.Foto : Istimewa

Panduan Calon Pengantin: Daftar Lengkap Seserahan Adat Melayu Riau 

by PUTRI ANDY
1 Oktober 2026
0

DURI - Panduan Bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dengan adat Melayu Riau, seserahan menjadi salah satu bagian yang...

Sering Terdengar Kasar, Begini Makna Sebenarnya dari Umpatan Celaka

Sering Terdengar Kasar, Begini Makna Sebenarnya dari Umpatan Celaka

by PUTRI ANDY
1 Oktober 2026
0

DURI -  Umpatan Celaka Satu kata yang kerap terlontar ketika seseorang tertimpa masalah, terkejut, marah, atau melihat sesuatu yang dianggap...

Hati-hati Berucap, Ini Arti Kata Celaka dalam Bahasa Riau

Hati-hati Berucap, Ini Arti Kata Celaka Dalam Bahasa Riau

by PUTRI ANDY
1 Oktober 2026
0

DURI – Hati-hati berucap, ini arti kata celaka dalam Bahasa Riau yang perlu diketahui, terutama bagi masyarakat yang sedang mempelajari...

Culture Shock di Kampar, Pengalaman Unik yang Dihadapi Pendatang Baru

Culture Shock di Kampar, Pengalaman Unik yang Dihadapi Pendatang Baru

by PUTRI ANDY
30 September 2026
0

RIAU - Menetap di daerah baru tidak hanya berarti beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memahami budaya, bahasa.serta kebiasaan...

Next Post

Etika dan Tata Cara Itikaf di Masjid, Panduan Lengkap Ibadah Selama Ramadan

Cara Login SIGMA Riau untuk PPPK dan ASN, Lengkap dengan Solusi jika Gagal Akses

Cara Login SIGMA Riau untuk PPPK dan ASN, Lengkap dengan Solusi jika Gagal Akses

Tradisi Imlek di Kota Duri yang Masih Dilestarikan hingga Kini

Tradisi Imlek di Kota Duri yang Masih Dilestarikan hingga Kini

Polres Bengkalis Amankan Dua Terduga Pelaku Pengedar Sabu di Mandau

Gerak Cepat Sat Resnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu di Desa Petani dan KUD

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Umat islam Akan Laksanakan Bulan Suci Ramadhan Dua Kali Dalam Satu Tahun

5 tahun yang lalu
PT SIS Tolak Akses Pemenang KSO, Ratusan Warga di Bawah PT PAB Gelar Aksi Damai

PT SIS Tolak Akses Pemenang KSO, Ratusan Warga Gelar Aksi Damai

11 bulan yang lalu

Peduli Pendidikan di Pelosok, Kapolres Kampar Tinjau Kelas Jauh SDN 007 Desa Sungai Agung

Peduli Pendidikan di Pelosok, Kapolres Kampar Tinjau Kelas Jauh SDN 007 Desa Sungai Agung
by PUTRI ANDY
7 Oktober 2026
0

DURI – Peduli pendidikan di pelosok, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, turun langsung meninjau Kelas Jauh SDN 007 Desa...

Selengkapnya

Titik Kebakaran di Riau Terdeteksi, Hotspot Sumatera Tembus 4.806 Titik

Titik Kebakaran di Riau Terdeteksi, Hotspot Sumatera Tembus 4.806 Titik
by PUTRI ANDY
7 Oktober 2026
0

DURI - Titik kebakaran di Riau mulai terdeteksi di sejumlah wilayah.Berdasarkan pemantauan hingga Rabu (7/10/2026) pagi, sebanyak 16 titik panas...

Selengkapnya

Tambang Emas di Kuansing, Rakit CEO Perintis Berakhir Dibakar Polres Kuansing

Tambang Emas di Kuansing, Rakit CEO Perintis Berakhir Dibakar Polres Kuansing
by PUTRI ANDY
7 Oktober 2026
0

DURI - Kepolisian Sektor (Polsek) Cerenti kembali menertibkan aktivitas Tambang Emas Tanpa Izin  yang masih ditemukan di sepanjang aliran Sungai...

Selengkapnya

Makin Tua Bukan Makin Tobat, Pria 53 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Makin Tua Bukan Makin Tobat, Pria 53 Tahun Diduga Edarkan Sabu
by PUTRI ANDY
6 Oktober 2026
0

DURI – Makin tua bukan makin tobat, seorang pria berinisial SI (53), warga Kelurahan Air Tiris, Kabupaten Kampar, justru ditangkap polisi...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist