DURI – Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Hingga Rabu (3/6/2026), petugas masih berjibaku di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas.
Upaya penanganan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pengecekan dan verifikasi hotspot yang terdeteksi di kawasan tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa (2/6/2026), Polsek Rupat melakukan pengecekan terhadap titik panas yang terpantau pada Data Lahan Kebakaran (DLK) dengan tingkat kepercayaan medium dan low berdasarkan pantauan Satelit NOAA-20 milik NASA.
Titik hotspot tersebut berada di kawasan hutan akasia liar yang berbatasan dengan areal PT Priatama dan PT SRL di Kelurahan Tanjung Kapal. Kegiatan verifikasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., bersama personel Polsek Rupat.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa hotspot yang terdeteksi merupakan titik api yang sedang dalam proses pemadaman dan pendinginan oleh tim gabungan yang telah berada di lokasi.
Untuk mempercepat penanganan, Kapolsek Rupat bersama Danramil Rupat memimpin langsung operasi pemadaman dan pendinginan.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Rupat, Koramil 04 Rupat, BPBD Kecamatan Rupat, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Tanjung Kapal, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT SRL, PT Priatama, Satpol PP Kecamatan Rupat, serta PT MMJ.
Tidak hanya pada siang hari, upaya pemadaman juga terus dilakukan pada malam hari. PT SRL dan PT Priatama bersama MPA Tanjung Kapal tetap melakukan penyemprotan dan pendinginan guna mencegah api kembali menyala.
Memasuki hari ketiga penanganan, tim gabungan masih fokus melakukan penyemprotan pada titik-titik yang mengeluarkan asap.
Pendinginan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya bara api yang tersimpan di bawah permukaan lahan.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pengendalian karhutla di Kecamatan Rupat.
Hingga saat ini, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung dengan pengawasan ketat guna mencegah meluasnya kebakaran serta memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













