DURI – Kabut asap cukup tebal menyelimuti Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Selasa (6/10/2026) siang. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah wilayah sekitar Duri.
Pantauan KabarDuri.net sekitar pukul 11.00 WIB, kabut asap terlihat di Kecamatan Bathin Solapan, Pinggir hingga Tualang Muandau. Jarak pandang tampak terganggu akibat kondisi udara yang berkabut.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara dari PurpleAir di kawasan Duri New Main Office sekitar pukul 11.00 WIB, indeks kualitas udara tercatat mencapai 189 US AQI, dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 sebesar 110,2 µg/m³.Angka tersebut berada dalam kategori Tidak Sehat.
Duri Diselimuti Kabut Asap Tidak Ada Kebakaran di Empat Kecamatan
Di tengah kondisi kabut asap tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis menyatakan belum menemukan kebakaran hutan maupun lahan di sejumlah kecamatan yang terpantau terdampak kabut asap.
Saat dikonfirmasi KabarDuri.net, Kepala Dinas BPBD Kabupaten Bengkalis, Salman, mengatakan tidak terdapat kebakaran lahan maupun hutan di wilayah Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Tualang Muandau.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa kabut asap yang menyelimuti Duri dan wilayah sekitarnya kemungkinan merupakan asap kiriman dari wilayah lain.
Namun, asal asap tersebut belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan pemantauan serta penelusuran lebih lanjut.
BPBD Tetap Lakukan Patroli Karhutla
Meski belum ditemukan kebakaran di empat kecamatan tersebut, BPBD tetap melakukan pemantauan dan patroli di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.
Pada Selasa (6/10/2026), BPBD Kecamatan Pinggir dilaporkan melakukan patroli karhutla di wilayah Kelurahan Balai Raja.
Sementara itu, sehari sebelumnya, Senin (5/10/2026), BPBD Kecamatan Rupat melakukan pemantauan pascakebakaran hutan dan lahan di Jalan Tok Jedi, Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat.
Pada hari yang sama, tim BPBD bersama PUSDALOPS-PB Kecamatan Talang Muandau juga melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik yang dianggap rawan karhutla di wilayah Kecamatan Talang Muandau.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang berkembang dan untuk mengantisipasi potensi kebakaran di tengah kondisi udara yang dipenuhi kabut asap.
Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Data pemantauan kualitas udara juga menunjukkan kondisi udara diperkirakan masih berada pada tingkat tidak sehat dalam beberapa jam berikutnya, meskipun indeks diproyeksikan menurun secara bertahap.
Masyarakat di Duri, Bathin Solapan, Pinggir dan Tualang Muandau diimbau tetap waspada terhadap perubahan kualitas udara.
Warga dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.
Penggunaan masker juga dapat dipertimbangkan, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap paparan partikel PM2.5.
Hingga Selasa siang, belum diketahui secara pasti sumber kabut asap yang menyelimuti Duri dan sejumlah wilayah sekitarnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













