DURI – Rayap besi diduga kembali beraksi di Jembatan Balai Raja, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (19/10/2026).
Seorang warga bernama Paul Leo berhasil menggagalkan upaya pengambilan rambu lalu lintas oleh orang tak dikenal setelah memergoki langsung aksi tersebut.
Namun, pelaku yang diduga hendak mengambil besi rambu itu dilaporkan kembali berusaha melakukan aksinya meski sebelumnya telah ditegur.
Peristiwa tersebut dilaporkan Paul Leo melalui pesan Instagram resmi KabarDuri.net. Ia menceritakan awal mula kejadian ketika melihat seseorang yang tidak dikenal sedang mengangkat rambu lalu lintas yang terpasang di tengah jalan kawasan Jembatan Balai Raja.
“Ada orang enggak dikenal angkut rambu yang ada di tengah jalan itu. Sempat saya lihat, lalu saya videokan,” ungkap Paul Leo kepada KabarDuri.net, Senin (19/10/2026).

Menurut Paul, rambu lalu lintas di kawasan tersebut sudah sering hilang. Kondisi itu membuat pengendara kebingungan hingga berpotensi salah mengambil jalur ketika melintasi jembatan.
“Sering hilang rambu di situ, jadi banyak yang salah jalur karena rambunya hilang,” jelasnya.
Paul mengaku sempat berteriak dan membentak orang tersebut ketika melihat rambu larangan berwarna merah hendak diangkut. Mendengar teriakannya, orang itu akhirnya mengembalikan rambu ke tempat semula.
“Itu tadi dia sudah angkat, cuma karena saya jerit jadi dibalikin lagi. Makanya posisi rambu larangan yang merah sudah nempel begitu. Saya videokan setelah dia taruh lagi karena saya bentak,” ceritanya.
Namun, aksi tersebut ternyata tidak berhenti sampai di situ. Paul menyebut orang yang sama kembali mendatangi lokasi dan berusaha mengambil rambu lalu lintas tersebut meskipun sebelumnya telah diperingatkan.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara yang belum memahami kondisi jalur di Jembatan Balai Raja.
Rambu lalu lintas memiliki fungsi penting sebagai petunjuk, peringatan, dan larangan bagi pengendara. Apabila rambu tersebut hilang, risiko kendaraan memasuki jalur yang salah hingga terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat meningkat.
Terlebih, lokasi kejadian berada di kawasan jembatan yang membutuhkan petunjuk lalu lintas jelas agar kendaraan dapat melintas dengan aman.
Aksi dugaan pencurian fasilitas jalan tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak berwenang, baik kepolisian maupun instansi yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan rambu lalu lintas.
Pengawasan di Jembatan Balai Raja dinilai perlu ditingkatkan agar fasilitas keselamatan jalan tidak terus menjadi sasaran orang yang tidak bertanggung jawab.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas orang yang diduga hendak mengambil rambu tersebut maupun apakah peristiwa itu telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












