“Dalam pelaksanaan sekolah tatap muka, Prokes siswa sekolah sangat ketat, sudah ada aturan dari Kementrian bagaimana dalam rangka menjaga prokes. Sudah ada ketentuan menjalankan prokes yang dijalankan. Sejauh ini belum ada yang terkonfirmasi positif dalam pelaksanaannya,” kata Kamsol.
“Jadi melalui koordinasi yang kuat dengan kabupaten kota untuk menjalankan progran vaksinasi khusus untuk anak-anak. Strategi nanti lewat MKKS dan berkoordinasi dengan dinas setempat mengoordinasi pelaksanaan. Sesuai dengan syarat ketentuan vaksin yang digunakan, dalam mendukung program sesuai arahan Mendagri dan Gubernur. Kita harapkan dalam dua minggu ini tuntas. Kalau disekolag tidak sulit, tapi yang khawatirkan libur sekolah ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Gubernur Riau, Syamsuar, juga mengarahkan kabupaten kota untuk mulai menjalankan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.
“Anak-anak usia 6-11 tahun dikoordinasikan dengan Kabupaten Kota, tidak hanya anak-anak juga lansia. Bisa saja di sekolah, bagusnya di sekolah dilaksanakan,” kata Gubri.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















