MANDAU – Duri Kota Minyak atau Kota Lubang? Kalimat itu kini menjadi sindiran warga terhadap kondisi Jalan Lintas Duri di Simpang Turbin, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Pasalnya, sebuah lubang berukuran besar menganga tepat di depan Gate 116 PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jalan Lintas Duri merupakan salah satu jalur utama yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Selain menjadi akses penghubung menuju pusat Kota Duri, ruas jalan tersebut juga menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Namun kondisi jalan yang rusak dan berlubang membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas. Tidak sedikit kendaraan yang terpaksa mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang tersebut.

Warga menilai kondisi itu semakin berbahaya pada malam hari. Minimnya penerangan jalan membuat lubang sulit terlihat oleh pengendara, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melintasi kawasan tersebut.
“Kalau siang masih bisa terlihat, tapi kalau malam sangat berbahaya. Pengendara motor bisa saja terjatuh karena lubangnya cukup besar dan penerangan di lokasi juga kurang,” ujar salah seorang warga yang setiap hari melintas, Kamis (25/06/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut sudah seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut keselamatan masyarakat.
Ia berharap jangan sampai menunggu adanya korban kecelakaan sebelum dilakukan perbaikan.
Warga juga meminta Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan menangani kerusakan jalan tersebut.
Mereka berharap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dapat memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah yang dikenal sebagai daerah penghasil minyak tersebut.
“Kami minta Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki jalan ini lintas ini, Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Duri selama ini dikenal sebagai Kota Minyak, tapi kondisi jalan seperti ini sangat memprihatinkan,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pengguna jalan lainnya. Mereka menilai kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat hujan turun dan lubang tertutup genangan air.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar arus lalu lintas kembali aman dan nyaman.
Mereka menegaskan bahwa sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam sektor migas nasional, Duri seharusnya didukung dengan infrastruktur jalan yang layak dan aman bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












