DURI – Kondisi udara di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, masih berada dalam kategori tidak sehat pada Kamis (8/10/2026) pagi. Berdasarkan pantauan aplikasi IQAir sekitar pukul 09.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) tercatat 168 dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 80,1 µg/m³.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan dibandingkan malam sebelumnya, Pada Rabu (7/10/2026) malam, kualitas udara di Duri sempat memburuk dengan kondisi asap yang cukup tebal.

Data IQAir mencatat kualitas udara pada periode pukul 21.00–22.00 WIB mencapai AQI 235, yang masuk kategori sangat tidak sehat.
Memasuki Kamis pagi, angka tersebut turun menjadi 168. Meski terjadi penurunan, kualitas udara masih berada pada level yang dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok sensitif.
Pantauan kabarDuri.net pada aplikasi IQAir juga menunjukkan kondisi cuaca di Duri sekitar 29 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 1 km/jam dan kelembapan mencapai 72 persen.
Penurunan kualitas udara ini diduga berkaitan dengan asap yang terbawa dari wilayah lain di luar Kabupaten Bengkalis, mengingat sejumlah daerah di Sumatera masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, Kabupaten Bengkalis dilaporkan tidak terdapat kebakaran hutan dan lahan yang menjadi sumber asap.
Masyarakat, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











