DURI – Suasana Ramadhan di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis selalu terasa meriah menjelang waktu berbuka puasa. Tradisi ngabuburit menjadi momen yang ditunggu warga, mulai dari berburu takjil hingga sekadar berkumpul bersama keluarga dan sahabat.
Beragam lokasi favorit di Kota Duri pun ramai dikunjungi setiap sore selama bulan suci.
Berikut beberapa tempat ngabuburit seru di Kota Duri yang menjadi pilihan warga,Rabu (18/02/2026).
1. Masjid Agung Arafah Duri
Masjid terbesar di Duri ini selalu menjadi pusat aktivitas Ramadhan. Setiap sore, halaman masjid dipenuhi jamaah yang mengikuti kajian, tadarus, hingga menunggu azan Magrib bersama.

Pedagang takjil juga berjejer di sekitar Depan masjid, menawarkan kolak, gorengan, es buah hingga bubur sumsum. Banyak keluarga datang lebih awal untuk berbuka puasa berjamaah.
2. Simpang Pokok Jengkol
Simpang ini terkenal sebagai titik keramaian warga Duri. Saat Ramadhan, pedagang musiman menjajakan aneka kuliner khas berbuka seperti sate, martabak mini, ayam penyet, hingga es campur.
Remaja dan komunitas motor juga sering berkumpul di area ini sambil menunggu waktu berbuka, membuat suasana semakin hidup.
3. Stadion Pokok Jengkol
Area stadion menjadi tempat favorit warga untuk berolahraga ringan sebelum berbuka. Banyak masyarakat berjalan santai, jogging, atau bermain sepak bola.
Di sekitar stadion, pedagang makanan ringan dan minuman segar ikut meramaikan suasana ngabuburit.
4. Pasar Duri
Pasar tradisional ini berubah menjadi pusat takjil setiap Ramadhan. Warga berburu jajanan khas Melayu seperti lemang, kue lapis, onde-onde, hingga lauk pauk siap santap.
Ramainya pembeli menjelang Magrib membuat Pasar Duri menjadi lokasi ngabuburit paling sibuk setiap tahun.
5. Jalan Sudirman Duri
Sepanjang Jalan Sudirman, banyak kafe dan warung makan yang menawarkan paket buka puasa. Lampu-lampu dekorasi Ramadhan membuat suasana semakin hangat.
Warga biasanya duduk santai sambil berbincang menunggu azan Magrib berkumandang.
6. Kuliner Pinggir Jalan Hangtuah
Di beberapa ruas jalan Hangtuah pedagang UMKM menjual aneka makanan khas Ramadhan. Mulai dari nasi kebuli, Gorengan, ayam bakar hingga es teler.
Tempat ini cocok bagi warga yang ingin ngabuburit sambil berburu menu berbuka dengan harga terjangkau.
Tradisi Ngabuburit Jadi Momen Silaturahmi
Bagi warga Duri, ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Tradisi ini menjadi ajang silaturahmi, berbagi makanan, hingga mempererat kebersamaan antarwarga.
Sejumlah warga mengaku ngabuburit di tempat ramai memberi suasana Ramadhan yang lebih terasa.
“Kalau sore ke masjid atau beli takjil di Simpang Pokok Jengkol, rasanya Ramadhan benar-benar hidup. Banyak teman lama bertemu,” ujar Andi, warga Mandau.
Tetap Jaga Ketertiban dan Kebersihan
Meski ramai, warga diimbau menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan. Pedagang juga diharapkan menjaga kualitas makanan dan harga tetap wajar.
Pemerintah Kecamatan Mandau bersama aparat keamanan biasanya melakukan pengawasan agar aktivitas ngabuburit berjalan aman dan nyaman.
Ramadhan di Duri Selalu Dirindukan
Suasana ngabuburit di Kota Duri selalu menjadi kenangan indah bagi warga perantau yang pulang kampung saat Ramadhan.
Aroma takjil, suara azan dari masjid, hingga keramaian warga menjadi ciri khas Ramadhan di kota minyak tersebut.
Bagi Anda yang berada di Duri, ngabuburit di lokasi-lokasi ini bisa menjadi pilihan seru sambil menunggu waktu berbuka bersama keluarga dan sahabat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















