DURI – Polri uji drone pemadam api untuk penanganan Karhutla di Kampar. Langkah modernisasi tersebut ditunjukkan melalui simulasi penggunaan teknologi drone pemadam api di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh tim Asisten Logistik (Aslog) Mabes Polri.
Simulasi ini dilakukan untuk menguji pemanfaatan teknologi dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah yang memiliki medan sulit dijangkau petugas.
Rombongan tim pusat dipimpin Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Madya Tk. II Aslog Mabes Polri, Kombes Pol Jefri Sinaga. Ia didampingi staf ahli Aslog Mabes Polri, AKBP Faisal dan AKBP Melki, serta seluruh anggota tim teknis pendukung.
Demonstrasi teknologi tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan Polda Riau. Hadir di lokasi antara lain Karo Ops Polda Riau Kombes Pol F. Sitanggang, Kepala SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman, S.I.K., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, serta Karo Log Polda Riau Kombes Pol Imran Amir.

Dari jajaran Polres Kampar, hadir Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S., S.I.K., didampingi Wakapolres Kampar Kompol Rizky Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutahuruk, S.H., Kabag Log Polres Kampar AKP Dadan Wardana Sulia, Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdalia Randhani, S.Tr.K., serta Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, S.H., M.H.
Selain unsur kepolisian, simulasi juga melibatkan personel gabungan dari Polres Kampar, Polsek Tambang, Tim Manggala Agni dan BPBD Kabupaten Kampar.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi dalam penanggulangan Karhutla. Teknologi drone diharapkan dapat menjadi salah satu sarana pendukung untuk mempercepat respons ketika ditemukan titik api, terutama di lokasi yang sulit diakses secara langsung.
Dalam pelaksanaan simulasi, penggunaan drone pemadam api berjalan lancar, tertib dan terkendali. Pengujian lapangan menunjukkan teknologi tersebut memiliki potensi untuk mendukung penanganan awal Karhutla.
Drone dinilai dapat membantu menjangkau kawasan yang sulit didatangi manusia serta memberikan respons terhadap titik api yang baru muncul. Dengan dukungan teknologi tersebut, upaya pemadaman diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api berkembang dan meluas.
Simulasi ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Polri dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan Karhutla. Hal tersebut dinilai penting mengingat sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar memiliki karakteristik medan yang menantang, termasuk kawasan dengan lahan gambut.
Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat strategi penanggulangan bencana. Selain mengandalkan personel dan peralatan pemadam konvensional, penggunaan drone dapat memberikan alternatif dalam menjangkau wilayah tertentu secara lebih cepat dan efisien.
Seluruh rangkaian demonstrasi teknologi berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan situasi di lokasi tetap kondusif.
Melalui simulasi tersebut, Polri menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi dalam penanganan Karhutla. Pemanfaatan teknologi drone diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












