“Reses ini merupakan tugas kami selaku dewan turun ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi yang ibu-ibu dan bapak-bapak sampaikan kepada saya. Terkait KK dan e-KTP, kasi tahu ke kami, jika ada masalah atau kendala. Kemudian, jika ada kendala terkait kesehatan, sampaikan ke kita jika ada masalah, kita akan siap bantu, begitu juga dengan BPJS. BPJS kesehatan ini agar digunakan dengan baik, dan dibayar tepat bantu. Sebab ini sangat penting, sebab biasanya tunggakan ini yang menjadi kendala. Saya juga menghimbau agar ibu-ibu dan bapak-bapak menjaga kesehatan ditengah Covid-19. Terkait hal penerimaan bantuan seperti BST, jika tidak dapat, koordinasi dengan RT dan lurahnya,”jelasnya.
Terkait pendidikan, terutama di bidang jenjang pendidikan SMA, dirinya mengatakan kalau gawenya SMA sudah dibawah provinsi.
“Hal terkait pendidikan, keluhan ini selalu saya dapatkan, terutama zonasi. Namun perlu diketahui, kalau SMA merupakan wewenang provinsi. Namun semuanya kita usahakan bantu melakukan sejumlah koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Orang tua juga harus mengerti terkait hal zonasi ini,”tambahnya lagi.
Selaku Ketua RW Mahyudin pada kesempatan itu menyampaikan sambutan dan sekaligus aspirasinya terkait sejumlah jalan, seperti jalan patin dan jalan lainnya dihadapan Syafroni Untung, S.H. Dirinya juga menyampaikan agar apa yang disampaikan tersebut bisa disampaikan nantinya di DPRD Kabupaten Bengkalis.
Zuriati salah seorang warga mempertanyakan hal berikut,” kenapa pihaknya tidak bisa meminta bantu untuk anak-anak kami, hanya karena kami dari kementerian kemenag, yang kedua terkait BPJS kesehatan seperti apa cara mendapatkan BPJS, dan ketiga yaitu agar Sudi kiranya membantu perwiridan kami,”tanyanya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















