“Kita minta Dinas Pendidikan agar dapat memperhatikan honor guru-guru madrasah agar bisa dikembalikan menjadi seperti sebelumnya yakni sebesar Rp. 800.000,” terangnya.

Sementara Sekretaris Komisi IV Irmi Syakip Arsalan menjelaskan, honor guru madrasah yang diturunkan harus ada koordinasi antara OPD dan anggota DPRD agar tidak terjadi mis-komunikasi, dimana anggota DPRD tidak tahu asal muasal penyebab diturunkannya gaji, alih-alih isu sudah ramai beredar di masyarakat.
Selain itu Hj. Zahraini menambahkan, persoalan ini disampaikan di reses dan sudah sampai ke seluruh kecamatan, harapannya permasalahan ini bisa mendapatkan solusinya dan catatan-catatan permasalahan ini akan disampaikan untuk bisa dibahas ke tahap selanjutnya sehingga masalah yang dibahas tidak itu-itu saja.
Anggota komisi IV Erwan, Syafroni Untung dan Morison Bationg Sihite meminta hal-hal yang menyangkut honor guru madrasah harus di cari solusi yang terbaik dan tidak membiarkan saja permasalahan ini, karena sebagai anggota dewan yang merupakan perwakilan dari masyarakat tempat penyampaian aspirasi juga harus bisa mengawal hal ini.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















