“Saya juga yakin, melalui program seperti ini kita dapat meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan produktifitas dan menekan angka pengangguran dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dan pencari kerja,” ujarnya.
Dengan program ini, dijelaskan Kasmarni sejalan dengan salah satu misi utama Bupati dan Wakil Bupati, yakni

“Mewujudkan Pengelolaan Potensi Sumber Daya Manusia yang Efektif dalam Memajukan Perekonomian” dengan strategi penguatan kelembagaan balai latihan kerja dan lembaga pendidikan vokasi guna peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Ia juga mengungkapkan kegiatan seperti ini telah termasuk dalam program unggulan kita, melalui program stimulus ekonomi bagi pekerja sektor informal dan peningkatan lapangan pekerjaan, dengan kegiatan penerimaan tenaga kerja lokal minimal 70 persen perusahaan yang beroperasi di Bengkalis, menyiapkan kurikulum pelatihan berbasis terapan sesuai kebutuhan dunia kerja dan menjalin kerjasama dengan perusahaan dalam meningkatkan skill pekerja dan pencari kerja.
“Saya berharap kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, agar program pelatihan seperti ini terus berlanjut, dengan mengikut sertakan seluruh putra dan putri Kabupaten Bengkalis,” harap Kasmarni.
Tahun 2021 berdasarkan data BPS Kabupaten Bengkalis, angka pengangguran berkisar lebih kurang 17.910 orang di wilayah kabupaten Bengkalis.**
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















