KabarDuri, DURI- Keamanan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau kembali menjadi sorotan.
Seorang pengunjung bernama Maudya menjadi korban pencurian dua unit telepon genggam di ruang rawat inap anak lantai 3. Yang lebih memprihatinkan, ini bukanlah kejadian pertama kali dalam waktu dekat di rumah sakit RSUD Mandau.Selasa,(27/05/2025).

Kepada KabarDuri.Net, Maudya menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Ia mengaku kehilangan dua unit ponsel pada saat sedang mendampingi anggota keluarganya yang dirawat.
Pelaku, yang diduga merupakan orang yang sama dengan kejadian sebelumnya, masuk ke area rumah sakit dengan mudah tanpa pengawasan ketat.
“Ini bukan kejadian pertama, Min. Dua hari sebelum saya kehilangan HP, hari Sabtu itu, juga ada kasus pencurian HP di sini. Pelakunya saya rasa sama,” ujar Maudya kepada KabarDuri.Net
Yang mengejutkan, pelaku terekam jelas dalam rekaman CCTV RSUD Mandau.
Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan topi dan masuk ke area ruang rawat inap Lantai 3 tanpa hambatan. Bahkan, Maudya mengaku sempat memergoki pelaku secara langsung.
“Iya, pelaku sempat saya pergoki. Saya coba kejar, tapi dia sudah lebih dulu kabur. Saya benar-benar tidak menyangka aksi pencurian bisa terjadi di rumah sakit yang seharusnya aman,” lanjutnya.
Atas kejadian tersebut, Maudya telah melaporkan kasus ini ke Polsek Mandau.
Menariknya, kejadian ini ternyata bukan hanya dialami Maudya. Beberapa pengunjung RSUD Mandau lain mengaku mengalami kejadian serupa dalam waktu berdekatan.
“Iya, Min. Waktu itu juga ada yang kehilangan HP di ruang tunggu keluarga HCU. Pas kebetulan di ruangan itu juga HP-nya hilang. Pelakunya juga berbaju seperti ini,” ujar salah satu warga yang memberikan komentar kepada KabarDuri.Net.
Warga lainnya juga menambahkan bahwa pada hari Jumat sebelumnya, insiden serupa terjadi di bagian sebelah kanan rumah sakit. “Hari Minggu kejadian, tapi hari Jumatnya juga ada yang kehilangan HP. Kebetulan keluarga saya di ruang tunggu HCU, saya juga lihat rekaman CCTV-nya. Baju pelakunya sama, pakai masker dan topi,” katanya.
Ia berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dan menangkap pelaku, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Direktur RSUD dan Humas Lempar Tanggung Jawab
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















