KabarDuri, DURI – Aksi bersih komunitas Duri dilakukan menyusul viralnya keindahan Jalan Lingkar Barat Duri di media sosial. Daya tarik pepohonan hijau Hutan Talang yang mengapit ruas jalan membuat banyak warga berbondong-bondong datang berkunjung. Rabu,(04/06/2025).
Namun, peningkatan jumlah pengunjung justru menyisakan persoalan baru: sampah berserakan yang mencemari kawasan tersebut. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sejumlah komunitas turun tangan melakukan pembersihan secara gotong royong.

Sampah-sampah mulai berserakan di sepanjang jalan, mencoreng keindahan alam yang sebelumnya begitu memikat.
Menanggapi kondisi tersebut, sejumlah komunitas dan warga bergerak cepat melakukan aksi bersih-bersih di kawasan tersebut. Sofa, Ketua RSF (Riba Satwa Foundation), mengatakan kepada KabarDuri.Net bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama dari berbagai elemen masyarakat.
“Kami bergerak atas dasar kepedulian setelah melihat banyaknya sampah akibat lokasi ini viral. Beberapa komunitas seperti Hipam, RSF, Duri Hijau, Karang Taruna, Ormas Bidik, warga Kelurahan Balai Raja, hingga warga dari Kopel dan Pematang Pudu ikut turun langsung membersihkan jalan.
Kami berharap pemerintah segera merampungkan pembangunan jalan ini dan mengoperasikannya sesuai janji Bupati Bengkalis untuk tetap menjaga kelestarian Hutan Talang ” ujar. *AA
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















