DURI – Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, menggelar kegiatan reses di Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, guna menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari keterbatasan akses lapangan kerja hingga permasalahan pendidikan dan infrastruktur,Selasa (8/07/2025)
Salah satu warga bernama Nina, perwakilan dari RT 01, menyuarakan keluhan kelompok usaha tentang kurangnya mesin kerja serta sulitnya putra-putri asli kelahiran Duri mendapatkan pekerjaan di perusahaan sekitar.

Menanggapi hal itu, Septian menjelaskan bahwa persoalan tenaga kerja menjadi perhatian serius. “Banyak perusahaan yang mensyaratkan keterampilan tertentu, sehingga masyarakat lokal sering tidak lolos seleksi.
Namun, untuk perusahaan yang terindikasi ‘nakal’ dan tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal, Bupati Bengkalis telah mendata mereka, dan kami terus mengawal persoalan ini,” ungkapnya.
Septian juga menjanjikan pengiriman 60 unit kursi untuk keperluan masyarakat, yang akan diantar keesokan harinya.
Dalam bidang pendidikan, ia menyampaikan bahwa pihaknya siap mendorong pembangunan sekolah baru jika ada lahan hibah yang tersedia dari masyarakat. “Ada satu gedung SD di Duri Barat yang sudah tidak terpakai.
Rencananya, lokasi itu akan kita manfaatkan untuk mendirikan SMA baru agar bisa menampung lebih banyak pelajar di wilayah ini,” jelasnya.
Sementara itu, untuk infrastruktur jalan, Septian turut menanggapi keluhan warga mengenai kondisi Jalan Dahlian 2. Ia menegaskan akan segera mengusulkan pengaspalan hotmix ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan reses ini ditutup dengan dialog terbuka antara masyarakat dan Ketua DPRD, di mana warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan keterbukaan Septian dalam menindaklanjuti aspirasi.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















