DURI – Ketersediaan Cabai di pasar tradisional Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, saat ini dalam kondisi mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan salah seorang pedagang pasar saat diwawancarai KabarDuri.net, Sabtu (29/11/2025).
Pedagang tersebut mengatakan, terganggunya pasokan cabai disebabkan oleh bencana alam yang melanda dua daerah pemasok utama, yakni Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
“Kalau kondisi di dua provinsi itu tidak segera pulih, dipastikan pada bulan Desember nanti cabai tidak akan masuk lagi ke Duri. Saat ini kami sangat berharap ada pasokan Cabai dari Jawa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga cabai tidak hanya dirasakan di Kota Duri, tetapi telah melanda seluruh kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Kondisi ini semakin memberatkan masyarakat karena cabai merupakan salah satu bahan pokok utama.
Sementara itu, diketahui bahwa Provinsi Riau selama ini sangat bergantung pada pasokan bahan pokok dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Gangguan distribusi akibat bencana alam di dua daerah tersebut berdampak langsung terhadap stok dan harga di wilayah Riau.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kekosongan stok dan lonjakan harga yang lebih tinggi, terutama menjelang akhir tahun.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















