SUMBAR – Bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Barat berdampak luas terhadap permukiman dan keselamatan penduduk. Berdasarkan data resmi Dashboard Satu Data Bencana Provinsi Sumatera Barat, tercatat 149.651 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.
Selain itu, bencana ini juga menyebabkan 129 orang meninggal dunia, 118 orang dinyatakan hilang, serta 16 orang mengalami luka-luka.
Sementara itu, sebanyak 85.049 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, dan 22 orang masih dalam proses pendataan identitas.

Provinsi Sumatera Barat
Dari sisi kerusakan permukiman, tercatat 2.856 rumah terdampak, dengan rincian 415 rumah rusak berat, 628 rumah rusak sedang, dan 1.813 rumah rusak ringan, Minggu (30/11/2025).
Sementara itu,karena proses pendataan kerugian masih berlangsung.
Sebanyak 16 kabupaten dan kota terdampak bencana ini, yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, serta Kota Padang, Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman.
Saat ini, Tim Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) terus melakukan upaya penanganan di lapangan, termasuk pembersihan material dan pohon tumbang guna membuka akses serta mempercepat distribusi bantuan kepada warga terdampak. Pendataan dan penanganan darurat masih terus berlangsung.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















