DURI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kota Bengkalis dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memperparah persoalan distribusi BBM yang selama ini kerap sulit diakses masyarakat, sehingga antrean kendaraan memanjang di sejumlah kios bensin dan SPBU, Rabu (17/12/2025).
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang terjadi di beberapa titik, di antaranya Wonosari Timur, Senggoro, dan di Jalan Syahbandar Kota Bengkalis. Antrean tersebut melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengular hingga ke badan jalan.

Kelangkaan BBM ini terjadi akibat terbatasnya armada penyeberangan kapal RoRo yang hanya beroperasi satu unit. Kondisi tersebut menyebabkan stok menipis dan distribusi tidak mampu menjangkau serta memenuhi kebutuhan seluruh SPBU dan kios bensin yang ada di Bengkalis, khususnya untuk jenis Pertalite dan Pertamax.
Bagi warga Bengkalis, kesulitan mendapatkan BBM sudah kerap dirasakan. Namun, dengan kondisi stok yang semakin menipis, masyarakat harus mengantre lebih lama untuk memperoleh bahan bakar guna menunjang aktivitas sehari-hari.
“Masalah kapal RoRo yang cuma jalan satu, jadi stok cepat habis dan tidak semua SPBU maupun kios kebagian. Kami terpaksa antre lama, terutama untuk Pertalite dan Pertamax,” ujar Lusy, salah seorang warga Senggoro, Selasa, 16 Desember 2025.
Warga berharap distribusi BBM ke Bengkalis dapat segera kembali normal agar antrean tidak terus berlanjut dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
Catatan: Isi berita ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan berdasarkan hasil pantauan di lapangan.
Laporan Mahasiswa: Mesika Elisabet Simanjuntak dan Mutiara Hidayah
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















