DURI – Vespa bukan sekadar sepeda motor. Skuter asal Italia ini telah melewati perjalanan panjang dari kendaraan rakyat pasca Perang Dunia II hingga menjelma menjadi simbol prestise dan gaya hidup di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di tahun 2026, Vespa bukan hanya tetap eksis, tetapi justru semakin mahal dan diburu. Tak banyak yang tahu, di balik desain klasiknya, Vespa menyimpan sejarah panjang, penuh revolusi dan cerita besar yang mengubah dunia otomotif.
Dari Skuter Italia Jadi Ikon Global
Pada tanggal 23 April 1946, Vespa pertama kali diperkenalkan oleh Piaggio & Co. Italia, hasil desain insinyur aeronautika Corradino D’Ascanio yang ingin menciptakan kendaraan roda dua yang praktis, mudah dikendarai, dan terjangkau bagi rakyat pasca-Perang Dunia II. Nama “Vespa” sendiri berarti “tawon” dalam bahasa Italia, yang menggambarkan bentuk bodinya yang sempit dan gesit di jalanan.
Sejak itu, Vespa terus berkembang dan menjadi simbol gaya hidup, kebebasan, dan estetika Made in Italy. Ia bukan sekadar skuter biasa: Vespa muncul dalam film klasik seperti Roman Holiday, diabadikan dalam budaya populer global, serta menjadi barang koleksi yang dicari oleh para penggemar klasik dan motoris di seluruh dunia.
Lebih dari 80 tahun setelah peluncuran pertamanya, Vespa tetap relevan dengan inovasi teknologi dan desain baru — dari mesin bensin klasik hingga versi elektrik modern — sambil tetap mempertahankan garis tubuh yang ikonik dan nostalgia yang kuat. Pada tahun 2026, Vespa merayakan 80 tahun sejarahnya dengan menghadirkan model-model edisi khusus yang menggabungkan warisan klasik dengan teknologi masa kini.

Tren dan Model Khusus 2026
Tahun 2026 juga menjadi momentum dirilisnya edisi 80th Anniversary Vespa di berbagai negara. Edisi ini hadir dalam versi mesin bensin dan elektrik dengan livery serta fitur khusus yang merayakan sejarah 80 tahun Vespa — contohnya Vespa Primavera 80th edition dengan harga mulai sekitar US$6.500 (sekitar Rp100 jutaan) untuk versi bensin dan US$8.200 (≈ Rp130 jutaan) untuk versi elektrik di pasar luar negeri.
Kolektor juga semakin mencari model klasik Vespa lawas seperti Vespa SS90, 150 GS, dan 180 SS, yang di pasar kolektor Indonesia harganya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah tergantung kondisi dan kelangkaannya.
Lebih Dari Sekadar Skuter
Vespa bukan hanya alat transportasi — ia telah berubah menjadi ikon budaya dan gaya hidup. Dari jalanan Milan hingga Jakarta, dari film klasik hingga gelombang komunitas di seluruh dunia, Vespa tetap menjadi simbol mobilitas serta estetika yang abadi. Dengan kombinasi sejarah panjang, desain khas, dan teknologi modern, Vespa terus menarik perhatian berbagai generasi pengendara — dari pemula hingga kolektor sejati.
Awal Sejarah Vespa: Lahir dari Krisis Perang Dunia
Vespa pertama kali lahir di Italia pada tahun 1946, tepat setelah Perang Dunia II berakhir. Perusahaan Piaggio, yang sebelumnya memproduksi pesawat terbang, ingin menciptakan kendaraan murah, irit, dan mudah digunakan oleh masyarakat.
Tugas desain diberikan kepada Corradino D’Ascanio, seorang insinyur aeronautika yang justru tidak menyukai sepeda motor konvensional. Ia kemudian menciptakan desain revolusioner:
• Rangka monocoque (tanpa rangka pipa)
• Permukaan datar untuk kaki
• Mesin tertutup bodi
• Mudah dikendarai pria maupun wanita
Saat Enrico Piaggio melihat bentuk prototipe motor ini, ia berkata:
“Sepertinya kamu waspa!” (Mirip tawon!)
Dari situlah nama Vespa lahir.
Sejarah Vespa Masuk ke Indonesia
Di Indonesia, Vespa mulai populer sejak era 1960-an hingga 1990-an. Saat itu, Vespa dikenal sebagai motor:
• Tangguh
• Mesin bandel
• Mudah diperbaiki
• Cocok untuk perjalanan jauh
Model-model klasik seperti:
• Vespa Super
• Vespa Excel
• Vespa PX
• Vespa Sprint
hingga kini masih sangat diminati dan bahkan harga bekasnya terus naik di kalangan kolektor.

Vespa di Era Modern: Tetap Klasik, Tapi Teknologi Maju
Memasuki era 2000-an hingga 2026, Vespa hadir dengan teknologi modern seperti:
• Mesin i-Get
• Panel digital
• Bahkan versi Vespa listrik (Vespa Elettrica)
Namun yang menarik, desain khas Vespa tetap dipertahankan, sehingga aura klasiknya tidak pernah hilang.
Daftar Harga Vespa Terbaru Tahun 2026 di Indonesia
Berikut ini perkiraan harga Vespa terbaru tahun 2026 di pasar Indonesia:
🔹 Vespa Matic 2026
• LX 125: Rp45 jutaan
• Primavera 125: Rp55 – 58 jutaan
• Sprint 125: Rp58 – 61 jutaan
• Sprint S 150: Rp63 – 66 juta
🔹 Vespa Kelas Premium
• GTS 150: Rp75 jutaan
• VGTS Super Sport: Rp80 jutaan
• 300: Rp170 jutaan lebih
🔹 Vespa Listrik dan Edisi Khusus
• Elettrica: Rp190 – 200 jutaan
• Vespa 946 (edisi kolektor): Rp250 – 300 jutaan
Dari puing-puing Perang Dunia II hingga menjadi motor prestisius di seluruh dunia, Vespa telah membuktikan diri sebagai legenda otomotif sejati.
Dengan sejarah panjang, desain abadi, dan inovasi modern, Vespa di tahun 2026 tetap menjadi salah satu motor paling bergengsi dan bernilai tinggi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















