MANDAU – Duri diselimuti kabut asap, Senin (14/9/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi di tengah kualitas udara yang terpantau berada pada kategori tidak sehat berdasarkan pemantauan IQAir.
Pantauan KabarDuri.net pada Duri sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan US AQI mencapai 169, dengan polutan utama PM2.5 sebesar 80,6 µg/m³.
Kondisi tersebut membuat udara di Duri terlihat berkabut dan berasap. Masyarakat yan
g beraktivitas di luar ruangan juga diimbau untuk mewaspadai kondisi kualitas udara.
Data IQAir mencatat suhu udara sekitar 31 derajat Celsius, kecepatan angin 10 km/jam, serta kelembapan 62 persen.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis Salman saat dikonfirmasi KabarDuri.net terkait kondisi asap yang terjadi di wilayah Duri mengatakan bahwa tidak terdapat kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Mandau.
“Untuk daerah Kecamatan Mandau tidak ada terjadi kebakaran hutan dan lahan juga saat ini Nihil” kata Salman.
Meski tidak ditemukan Karhutla di Kecamatan Mandau, kondisi udara yang masuk kategori tidak sehat tetap menjadi perhatian. Terlebih, konsentrasi PM2.5 yang menjadi polutan utama terpantau cukup tinggi.
Masyarakat, khususnya anak-anak, lansia dan kelompok yang sensitif terhadap polusi udara, diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
Hingga Senin pagi, kabut asap masih terlihat di sejumlah wilayah Duri, sementara penyebab pasti munculnya asap tersebut masih belum diketahui.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












