DURI – Diduga dikerjakan asal-asalan, proyek galian di Jalan Sudirman, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dikeluhkan warga karena kondisi bekas galian yang tidak padat dan mengalami penurunan sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Berdasarkan informasi yang disampaikan salah seorang warga kepada KabarDuri.net, Sabtu (17/10/2026), bekas galian tersebut terlihat ditimbun dengan tanah yang diduga tidak dipadatkan secara maksimal.
Akibatnya, permukaan tanah di sekitar bekas galian mengalami penurunan hingga membentuk lubang yang berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.

“Ada proyek galian, tapi menimbunnya asal-asalan. Jadi, kena hujan, lubangnya tambah dalam,” ungkap warga kepada KabarDuri.net.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pengendara sepeda motor berisiko kehilangan keseimbangan saat melintasi jalan yang permukaannya tidak rata. Terlebih, lubang yang semakin dalam dapat menyulitkan pengendara untuk menghindarinya, khususnya ketika arus lalu lintas sedang ramai.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera memperbaiki bekas galian dengan melakukan penimbunan dan pemadatan secara layak agar permukaan jalan kembali aman dilalui.

Pengawasan dari pihak terkait juga diperlukan untuk memastikan pekerjaan galian tidak meninggalkan kondisi jalan yang membahayakan masyarakat.
Warga Pasang Tanda Peringatan Secara Mandiri
Sudah Banyak Motor Jatuh Akibat Galian Lobang tersebut dan Khawatir kecelakaan kembali terjadi, warga berinisiatif memasang tanda peringatan di sekitar lokasi bekas galian.
Tanda tersebut berupa karung dan tanaman yang ditempatkan untuk memperingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.
Langkah tersebut dilakukan secara mandiri oleh warga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan, sembari berharap pihak terkait segera mengambil tindakan.
Warga berharap pelaksana proyek segera memperbaiki kondisi bekas galian, termasuk melakukan penimbunan dan pemadatan secara layak agar permukaan jalan kembali aman dilalui.
Selain itu, pihak terkait diharapkan melakukan pengawasan terhadap pekerjaan galian tersebut.
Pasalnya, keberadaan galian di tengah jalan dengan kondisi permukaan yang tidak rata dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jangan sampai masyarakat harus terus mengambil inisiatif sendiri untuk memberikan tanda peringatan di jalan yang seharusnya aman dilalui.
Hingga berita ini disusun, KabarDuri.net belum memperoleh keterangan dari pihak pelaksana proyek terkait kondisi bekas galian di Jalan Sudirman tersebut.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












