DURI,KabarDuri — Dalam mendukung kinerja pemerintah daerah untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, RSUD Mandau melaksanakan Penandatanganan kerjasama dan Pelatihan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal pada Kamis (08/9) untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan.
Yang terdiri dari Tiga Direktur Rumah sakit dan tuju UPT Puskesmas yang terdiri dari kecamatan Mandau,pinggir, talang muandau,Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
menandatangani perjanjian kerjasama pelayanan rujukan kegawatdaruratan kesehatan maternal dan neonatal serta sosialisasi wa Mandau kepada fasilitas jejaring Rujuk.

Tiga Direktur dan tujuh UPT Puskesmas tersebut yakni Direktur RS permata hati, Direktur Mutia Sari, Direktur Thursina, Puskesmas Duri Kota, Puskesmas Balai Makan, Puskesmas Pematang Pudu, Puskesmas sebanga, Puskesmas Sebangar, puskesmas Muara Basung, Puskesmas Sari wangi.
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta tentang penanganan kedaruratan yang mengancam jiwa secara umum, pada ibu dan bayi.
Penanganan dalam kondisi gawat darurat merupakan salah satu pelayanan yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan dalam pelaksanaannya untuk mencegah kematian maupun kecacatan yang dapat dialami oleh pasien.
Untuk itu diperlukan tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















