Pergantian tahun, sambung Wanita yang biasa disapa Bunda Kas, khususnya tahun baru hijriyah, merupakan momentum bersama, momentum berjama’ah, untuk kita melakukan instropeksi diri dan melakukan tranformasi kearah yang lebih baik. apatah lagi sebagai hamba Allah, makhluk yang tidak pernah luput dari kesalahan dan kesilapan, maka sudah selayaknyalah kita untuk selalu bermuhasabah guna meraih kebaikan, kesempurnaan dan ketawadhu’an dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Sejalan dengan tema kegiatan 1 Muharram 1444 hijriyah Kecamatan Mandau tahun ini, yakni, berhijrah menuju pribadi yang bertaqwa dan berakhlakul karimah.
Sebagai umat islam lanjut Bunda Kas seharusnya kita mampu meneladani konsep hijrah yang telah dibawa oleh rasulullah saw, bukan sekedar perpindahan dari mekah ke madinah, namun lebih dari itu, memiliki makna mentransformasikan diri kearah yang lebih bermakna, lebih baik dan lebih bermanfaat, lebih bertaqwa dan lebih berakhlakul karimah baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat.
“Mari kita bangun Kecamatan Mandau ini khususnya dan Kabupaten Bengkalis secara umum, dengan tetap bersatu, bersinergi dan saling membahu. sebagai umat islam, kita memiliki akidah yang sama, syari’at yang sama serta tujuan yang sama, maka apapun perbedaan yang terjadi tidaklah perlu dijadikan alasan untuk kita terpecah belah. karena sesungguhnya perbedaan itu terjadi jauh ketika masa rasulullah dan para salafussoleh, namun demikian, perbedaan tersebut tidaklah mencegah kita untuk tetap menjadi saudara seiman, yang tetap rukun dan saling membantu. karena itulah sesungguhnya esensi daripada hijrah yakni menuju peningkatan kualitas ke-islaman yang rahmatan lil ‘alamin,” Pungkas Kasmarni.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















