DURI – Camat Mandau Riki Rihardi bersama Kapolsek Mandau menggelar rapat khusus terkait rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Kecil di setiap Kelurahan/Desa yang memiliki pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) Covid-19. Rapat ini bertempat di ruang rapat lantai II Kantor Camat Mandau, Selasa (21/09/2020).

“Ketidakdisiplinan masyarakat yang terinfeksi virus Covid-19 dalam melaksanakan isolasi mandiri menjadi suatu perhatian besar untuk kita bersama agar secepat mungkin membangun posko-posko kecil di setiap daerah yang memiliki pasien OTG yang akan melakukan isolasi mandiri.” Lanjut Riki Rihardi
Camat Mandau Riki Rihardi juga berharap “Kepada Lurah dan Kades agar dapat mengajak para RT/RW-nya untuk dapat bekerja sama dalam melakukan pengawasan atau pemantauan terhadap Pasien OTG yang berada di wilayahnya masing-masing. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan, kita harus menjaga masyarakat kita agar tidak bertambah lagi jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Mandau ini.” Tutupnya.
Kapolsek Mandau Kompol Arvin Haryadi menyampaikan bahwa “ Perlunya Sinergitas bersama antara Bapak Ibu Lurah/Kades, Babinkantibmas, Babinsa, serta Bapak RT/RW.
Semoga PSBM ini dapat memudahkan kita untuk meninjau dan mengawasi kedisiplinan Pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri secara mandiri dan selanjutnya dapat menekan penyebaran virus pasien OTG terhadap masyarakat lainnya.” Pungkasnya.
Turut hadir pada rapat ini Lurah/Kades Se-Kecamatan Mandau, Babinsa, Babinkantibmas, Kepala UPT Puskesmas Duri Kota dan para tamu undangan lainnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











