DURI – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dirangkaikan dengan Cap Go Meh di Kabupaten Siak berlangsung meriah dan sarat makna kebersamaan. Kegiatan yang dipusatkan di Kelenteng Hock Siu Kiong, Kecamatan Siak, Selasa malam (3/3/2026), menjadi simbol kuat harmoni dan persatuan dalam keberagaman masyarakat Negeri Istana.
Ratusan warga dari berbagai latar belakang agama, suku, dan komunitas memadati kawasan kelenteng sejak sore hari. Unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Lembaga Adat Melayu, organisasi kepemudaan, hingga para pelaku UMKM turut hadir menyemarakkan suasana,Rabu (4/03/2026).
Nuansa toleransi begitu terasa, terlebih perayaan Cap Go Meh tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan.
Momentum tersebut menjadi gambaran nyata kehidupan masyarakat Siak yang hidup berdampingan dalam perbedaan.

Di tengah umat Muslim menjalankan ibadah puasa, masyarakat Tionghoa merayakan Cap Go Meh dengan penuh suka cita.
Kebersamaan itu terlihat dari antusiasme warga yang saling menghormati dan menjaga suasana tetap kondusif.
Perayaan semakin semarak dengan pemasangan sekitar 1.500 lampion yang menghiasi area kelenteng.
Cahaya lampion yang berpendar di malam hari menjadi daya tarik tersendiri, bahkan mengundang perhatian pengunjung dari luar daerah. Rangkaian acara diisi dengan pertunjukan barongsai, penampilan seni budaya, sajian kuliner khas Cap Go Meh, hingga prosesi penyalaan kembang api sebagai puncak perayaan.
Keberadaan Kelenteng Hock Siu Kiong yang telah berdiri sekitar 128 tahun juga menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut.
Bangunan bersejarah itu tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan panjang akulturasi budaya dan hubungan harmonis antar komunitas di Siak.
Meski pernah dilanda kebakaran besar pada masa lalu, kelenteng tetap berdiri kokoh dan menjadi saksi kuatnya solidaritas masyarakat.
Ketua panitia perayaan, Joni Chang, menyampaikan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ajang mempererat silaturahmi antarwarga di daerah yang majemuk. Ia juga berharap kegiatan budaya seperti ini mampu mendorong promosi pariwisata serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Kabupaten Siak tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang merekatkan masyarakat dalam semangat persatuan dan gotong royong.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















