Usai berkumpul dan bertukar fikiran dengan seisi warkop, elidanetti lanjut memboyong rekan dan adik adik semejanya untuk menikmati makan siang bersama, sholat disalah satu masjid. Setelahnya, Ida lanjut mengunjungi sejawatnya yang tengah sakit dan menjalani perawatan dirumah.
“Ini suatu kebanggan bagi saya dengan mengunjungi rekan sejawat. Ini mengingatkan history saya sedari kecil dan sebelum menjadi pengacara seperti saat ini. Mudah mudahan menjadi obat setawas dingin bagi saudara saya ini,”ungkapnya sembari merangkul Amiruddin, mantan Camat Bathin Solapan, Bengkalis ditahun 2018 lalu.
Ditambahkan Bunda Eli sapaan akrabnya dimata jurnalis nasional maupun lokal, dirinya berharap perjalanan karirnya sebagai pengacara asal Kota Penghasil minyak bumi itu terus meroket tanpa melupakan sejarah asal usul dirinya.”Jangan sombong jika sedang berada diatas. Allah SWT saja selaku pencipta tidak sombong dan jangan pernah sombong. Kenapa kita harus harus sombong?”ucapnya
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















