DURI – Video yang memperlihatkan dua orang pekerja dari salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Rokan berinisial PT E duduk di bak belakang mobil terbuka menjadi perhatian masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai berbahaya dan memunculkan pertanyaan terkait penerapan standar keselamatan kerja bagi para pekerja di lapangan.
Dalam video yang diterima Kabarduri, tampak dua pekerja duduk di bagian belakang bak mobil terbuka saat kendaraan sedang melaju, Kamis ,(21/05/2026).

Situasi itu dinilai berisiko tinggi apabila terjadi pengereman mendadak ataupun kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat berharap perusahaan lebih memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan pekerja selama menjalankan aktivitas operasional.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, perusahaan seharusnya memberikan fasilitas transportasi yang aman bagi pekerja, terutama di lingkungan industri migas yang memiliki risiko kerja cukup tinggi.
āKeselamatan pekerja harus menjadi prioritas. Duduk di bak mobil terbuka tentu sangat berbahaya apabila terjadi sesuatu di jalan,ā ujarnya kepada KabarDuri.net
Menurutnya, perusahaan maupun mitra kerja harus lebih disiplin dalam menerapkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), termasuk dalam penggunaan kendaraan operasional.
Kabarduri.net turut mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak PT Pertamina Hulu Rokan melalui salah satu Humas PHR, Panji. Saat dikonfirmasi, Panji mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan internal terkait video tersebut.
āKami cek ke tim dulu ya dan Jawaban resmi belum dapat kami sampaikan,,ā ujarnya singkat kepada KabarDuri.net
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












