Kata Edi Sakura, bahwa turnamen ini merupakan kejuaraan yang penting dan strategis karena dapat kita jadikan sebagai salah satu indikator bahwa masih berjalannya pembinaan dan pelatihan cabang olahraga volly di setiap desa dan kelurahan khusus dalam kecamatan Mandau dan sekitarnya.
“Karena kami yakin kejuaraan seperti ini tidak menuntut kemungkinan di kecamatan Mandau khususnya, bahkan kabupaten Bengkalis akan lahir atlet-atlet volly ball yang berprestasi,” harapnya.
Dikatakan Kadisparbudibpora Bengkalis ini, salah satu tujuan pembangunan nasional saat ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia meliputi peningkatan kualitas fisik dan mental agar kedepannya kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.
“Oleh karenanya pada pelaksanaan turnamen semi open volly ball Ikasa Babua Lontuk Cap 1 ini, harus benar-benar kita manfaatkan sebagai sarana pembetukan SDM yang berkualitas,” jelas Edi Sakura.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















