DURI – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha dari Fraksi PDI Perjuangan melaksanakan kegiatan reses hari ketiga di Kecamatan Mandau dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
Reses digelar di RT 02/RW 09, Jalan Rokan, Kelurahan Air Jamban, kemudian dilanjutkan di RT 03/RW 10, Jalan Akasia, Kelurahan Duri Barat, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda reses untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.
Sebelumnya, Septian telah menggelar reses di Kelurahan Gajah Sakti dan Kelurahan Talang Mandi.
Septian Ajak Warga Sampaikan Aspirasi
Di hadapan puluhan warga RT 02/RW 09 Jalan Rokan, Septian Nugraha mengajak masyarakat memanfaatkan momen reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

“Sampaikan seluruh aspirasi bapak dan ibu. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan dan kami bawa dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Bengkalis,” ujar Septian.
Pemerintah Kelurahan Air Jamban yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan (Tapem), Leni Widiya, juga mengajak masyarakat menyampaikan usulan pembangunan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
Bahas Honor Posyandu Dan PKK yang Tertunda
Dalam kesempatan itu, Septian turut menjelaskan mengenai keterlambatan pembayaran honor kader Posyandu dan PKK yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Ia meminta maaf kepada masyarakat atas kondisi tersebut dan menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi karena transfer dana dari pemerintah pusat belum sepenuhnya diterima Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
“Insya Allah pembayaran akan mulai direalisasikan pada Agustus 2026 secara bertahap. Kami tentu tidak ingin menyulitkan masyarakat, namun dana dari pusat yang belum masuk nilainya mencapai sekitar Rp1,4 triliun,” jelasnya.
Drainase hingga Masjid Jadi Aspirasi Warga
Berbagai usulan disampaikan warga dalam dialog tersebut. Ketua RT 05 meminta perhatian DPRD terhadap pembangunan drainase yang hingga kini belum tersedia di wilayahnya.
Selain itu, warga di Jalan Rokan mengeluhkan kondisi drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga setiap hujan deras air masuk ke rumah-rumah warga.
Reses Berlanjut di Duri Barat
Usai kegiatan di Kelurahan Air Jamban, Septian Nugraha melanjutkan reses di Jalan Akasia RT 03/RW 10, Kelurahan Duri Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mandau Rio Sentosa yang mewakili Camat Mandau Riki Rihardi, serta Lurah Duri Barat Rahmawati.
Dalam sambutannya, Rahmawati mengajak masyarakat memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga sektor pendidikan.
Sementara itu, Sekcam Mandau Rio Sentosa menyampaikan bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Kasmarni tetap mempertahankan program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat.
Ketua Komnas PA Soroti Program Prioritas dan Disabilitas
Dalam sesi dialog, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, Peni Wulandari, menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas banyaknya rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang segera disahkan menjadi Perda, termasuk Ranperda Disabilitas dan Ranperda Kabupaten Layak Anak.
Ia juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Ketua DPRD, di antaranya mengenai program prioritas DPRD di tengah efisiensi anggaran, pemberdayaan penyandang disabilitas setelah Perda Disabilitas disahkan, serta mekanisme layanan BPJS Kesehatan gratis.

Menanggapi hal itu, Septian menjelaskan bahwa prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap difokuskan pada sektor infrastruktur dan ketahanan pangan, Namun Kami Tetap Akan Perjuangankan Untuk Disabilitas bisa di Terima Kerja Di Perusahaan
Ia juga menyebutkan adanya program Usaha Bersama Ekonomi (UBE) melalui Dinas Sosial yang akan memberikan bantuan peralatan usaha bagi pelaku UMKM.
Selain itu, Septian menyatakan pembangunan menara masjid yang diusulkan masyarakat akan diupayakan masuk dalam penganggaran tahun 2028.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, Septian juga menyerahkan bantuan berupa 50 unit kursi.
Terkait program BPJS Kesehatan gratis, Sekcam Mandau Rio Sentosa menjelaskan bahwa masyarakat cukup melapor ke puskesmas apabila membutuhkan layanan tersebut.
“Program BPJS gratis tidak memiliki kuota khusus bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis yang memenuhi persyaratan,” jelas Rio Sentosa.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













