DURI – Pengendara yang melintasi Jalan Lintas Duri, tepatnya di depan Jalan Jawa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, harus meningkatkan kewaspadaan Pasalnya, lubang berukuran cukup besar dan dalam terlihat di badan jalan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, Senin (02/11/2026).
Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, warga diduga berinisiatif memasang tanda peringatan menggunakan ban bekas dan pelepah sawit di sekitar lubang tersebut.
Langkah itu bertujuan mengingatkan pengendara sepeda motor maupun mobil agar berhati-hati ketika melintasi lokasi.
Namun, keberadaan tanda peringatan sementara tersebut belum menghilangkan ancaman kecelakaan.
Pengendara tetap menghadapi risiko terperosok, kehilangan keseimbangan, hingga terjatuh apabila tidak sempat menghindari lubang.

Terlebih lagi, kondisi tersebut semakin membahayakan saat malam hari.
Minimnya penerangan di sekitar ruas jalan membuat pengendara kesulitan melihat lubang dari kejauhan. Akibatnya, pengguna jalan berpotensi tidak menyadari kerusakan tersebut sebelum mendekatinya.
Selain membahayakan pengendara roda dua, lubang yang cukup besar dan dalam itu juga dapat mengganggu kendaraan roda empat yang melintas. Karena itu, pengguna jalan perlu mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi badan jalan ketika melewati kawasan tersebut.
Di sisi lain, masyarakat berharap instansi yang berwenang segera mengambil tindakan. Mereka membutuhkan pengecekan langsung dan perbaikan permanen agar kerusakan jalan tidak terus mengancam keselamatan pengguna jalan.
Diketahui, jalan lintas nasional di wilayah Duri, seperti ruas Pekanbaru–Kandis–Duri–Dumai maupun Duri–Simpang Bangko–Batas Rokan Hilir, berada dalam kewenangan pemerintah pusat.

Adapun pengelolaan, perbaikan, dan pemeliharaan jalan nasional tersebut menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui instansi vertikal, yakni Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau.
Oleh karena itu, masyarakat berharap BPJN Riau segera menindaklanjuti kondisi lubang di depan Jalan Jawa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Pemerintah diharapkan tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau jatuhnya korban jiwa untuk melakukan perbaikan.
Sementara itu, pengendara yang melintas di lokasi tersebut diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan tanda peringatan yang telah dipasang warga.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











