DURI – Provinsi Riau dikenal tidak hanya dengan kekayaan budaya Melayu dan destinasi wisatanya, tetapi juga beragam oleh-oleh khas yang menjadi favorit wisatawan. Mulai dari makanan tradisional hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi, oleh-oleh khas Riau selalu menjadi buruan para pelancong sebelum kembali ke kampung halaman.
Makanan Khas Riau yang Paling Dicari
Beberapa makanan khas Riau memiliki cita rasa autentik Melayu yang kuat dan sudah terkenal hingga luar daerah. Salah satu yang paling populer adalah Bolu Kemojo, kue tradisional berwarna hijau dengan aroma pandan dan tekstur lembut. Bolu ini sering disajikan pada acara adat Melayu dan kini menjadi oleh-oleh favorit wisatawan.
Selain itu, Kue Bangkit juga menjadi pilihan utama. Kue berbahan tepung sagu ini memiliki rasa manis gurih dengan aroma santan yang khas. Kue Bangkit biasanya dicetak dengan berbagai bentuk unik dan cocok dijadikan buah tangan karena tahan lama.

Tak kalah populer, Keripik Nanas dan Lempuk Durian menjadi primadona oleh-oleh dari daerah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Bengkalis. Olahan buah nanas dan durian tersebut memiliki rasa legit dan menjadi ciri khas kuliner Riau.
Wisatawan juga sering membeli Ikan Salai Patin, yaitu ikan patin asap khas Pekanbaru yang memiliki aroma harum dan cocok dijadikan lauk khas Melayu.
Kerajinan Tangan Bernilai Seni
Selain makanan, kerajinan tangan khas Riau juga banyak diminati. Songket Melayu Riau menjadi salah satu produk unggulan. Kain songket dengan motif Melayu klasik ini biasanya diproduksi di wilayah Siak Sri Indrapura dan menjadi simbol budaya masyarakat Melayu.
Kerajinan anyaman dari pandan dan rotan juga banyak ditemukan di berbagai sentra UMKM. Produk seperti tas anyaman, tikar, hingga hiasan rumah memiliki nilai seni tinggi dan cocok sebagai oleh-oleh unik.
Tak ketinggalan, miniatur Rumah Adat Melayu Riau dari kayu menjadi pilihan wisatawan yang ingin membawa kenangan khas budaya Riau.
Pelaku UMKM di Riau mengaku permintaan oleh-oleh khas meningkat setiap musim liburan dan menjelang hari besar seperti Ramadan dan Idul Fitri. Pemerintah daerah juga terus mendorong promosi produk lokal agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Dengan kekayaan kuliner dan kerajinan tangan yang beragam, Riau semakin dikenal sebagai daerah tujuan wisata budaya dan belanja oleh-oleh khas Melayu.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Riau, membawa pulang oleh-oleh khas bukan sekadar buah tangan, tetapi juga cara mengenang kekayaan budaya Melayu yang autentik dan penuh cita rasa. Jika berkunjung ke Bumi Lancang Kuning, jangan lupa mencicipi kuliner khas dan membawa pulang kerajinan tangan unik sebagai kenangan perjalanan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















