DURI – Peni Wulandari Ketua Komnas PA, Kabupaten Bengkalis,mengajak 110 siswa SMKN 4 Mandau untuk bersama-sama mendeklarasikan gerakan Anti-Perundungan dan menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif itu, Peni menekankan pentingnya membentuk karakter anak sejak dini melalui disiplin dan kebiasaan positif yang konsisten.
Dalam paparannya, Peni mengajak seluruh siswa untuk mulai menanamkan kebiasaan positif sejak dini melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Setiap dari kita punya peluang untuk menjadi hebat.
Caranya dengan melatih disiplin dalam rutinitas harian: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, aktif di masyarakat, dan tidur tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun relasi sosial di era digital.

“Meskipun dunia digital semakin berkembang, kita tetap butuh teman di dunia nyata. Berinteraksi secara langsung dan aktif di masyarakat akan membentuk karakter dan cara pandang yang sehat,” tambahnya.
Peni menilai, pilihan siswa untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kejuruan seperti SMKN 4 merupakan langkah strategis dalam menentukan masa depan.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan.
“Tidak memberi ruang dan kesempatan bagi pelaku bullying adalah bentuk nyata dari cinta pada diri sendiri dan kepedulian terhadap sesama,” tutup Peni Wulandari.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi bersama dan komitmen seluruh siswa untuk menjadi pelopor anti-perundungan serta menjalankan 7 kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















