Sebanyak 12 orang lainnya terluka dan dikirim ke berbagai fasilitas medis, menurut media setempat.
Polisi baru memasuki fasilitas itu pada Sabtu pagi. “Para petugas tidak dapat melakukan pengamanan lebih cepat,” papar kepala polisi Ekuador, Tanya Varela, selama konferensi pers.
Dia menambahkan tindakan tergesa-gesa hanya akan memperburuk situasi. “Para petugas menemukan senjata dan selusin tongkat dinamit saat mereka menggeledah fasilitas tersebut sambil dijaga unit komando taktis,” papar laporan media setempat.
Lembaga Pemasyarakatan Litoral telah mengalami kerusuhan besar lainnya pada akhir September yang berakhir dengan kematian 119 narapidana.
Sumber Sindonews
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















