DURI – Dugaan aktivitas Mafia Solar di Kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan kembali menyeruak. Praktik penglansiran solar subsidi disebut-sebut masih berlangsung aktif di sejumlah SPBU, bahkan dilakukan secara tersembunyi pada jam-jam tertentu, Kamis (20/11/2025).
Pertanyaan Besar kini muncul di tengah masyarakat: siapa yang melindungi dan siapa sebenarnya pemain di balik mafia solar ini?
Salah seorang warga Kecamatan Pinggir, yang meminta namanya tidak disebutkan demi alasan keamanan, mengungkap fakta mengejutkan.
Ia menyebut aktivitas pelansir Bio solar subsidi juga terjadi di salah satu SPBU di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, aksi tersebut dilakukan pada waktu yang sangat spesifik: sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
“Iya, kegiatan penglansir itu diduga pakai mobil colt diesel. Mereka biasanya muncul jam dua malam. Itu sudah sering terjadi,” ungkap warga tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pengambilan solar subsidi secara berulang menggunakan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi tangkinya. Aksi tersebut dilakukan dengan mulus tanpa gangguan, seolah-olah ada pihak yang membiarkan atau bahkan memberi ruang bagi para pelaku.
Fenomena ini semakin memperkuat dugaan bahwa jaringan mafia solar di Bengkalis, khususnya Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan, bukan hanya melibatkan pelansir musiman, tetapi juga oknum-oknum tertentu yang memiliki akses, kekuatan, atau kewenangan.
Di saat masyarakat kesulitan mendapatkan solar subsidi untuk kebutuhan harian, para pelansir justru bebas keluar masuk SPBU pada jam-jam tertentu. Praktik pelansiran pada dini hari juga menandakan ada upaya menghindari pengawasan publik.
Masyarakat mempertanyakan, bagaimana aktivitas semacam ini bisa berlangsung berulang kali tanpa tindakan tegas dari aparat maupun pengelola SPBU. Dugaan adanya “pelindung” dalam jaringan mafia solar pun terus mencuat.
Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan investigasi terbuka, menertibkan jaringan mafia solar, dan menindak siapa pun yang terlibat—baik pelansir, oknum, maupun pihak pengelola yang memberi celah.
Karena pertanyaan yang menggema di masyarakat kini semakin keras:
Siapa yang melindungi mafia solar, dan siapa sebenarnya pemainnya di Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan?
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















