DURI – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Syaiful Ardi, SH, menggelar kegiatan reses bersama masyarakat di Jalan Tegar Sari, RT 04/RW 20, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih, Ketua RT 04, Ketua RW 20, serta puluhan warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Ketua RT 04 menyampaikan apresiasi kepada Syaiful Ardi yang dinilainya sebagai putra terbaik Kelurahan Air Jamban, khususnya di Jalan Tegar Sari.
Menurutnya, Syaiful Ardi telah banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan lingkungan setempat.
“Beliau adalah putra terbaik Kelurahan Air Jamban, khususnya Jalan Tegar Sari. Banyak peran beliau dalam mendukung pembangunan dan kemajuan wilayah kita,” ujar Ketua RT 04, Kamis (16/07/2026).
Hal senada juga disampaikan Ketua RW 20. Ia menilai perhatian Syaiful Ardi terhadap kebutuhan masyarakat sangat besar, terutama dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan di wilayah Air Jamban.
Sementara itu, Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum reses sebagai wadah menyampaikan kebutuhan dan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
“Silakan sampaikan aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD kita, Bapak Syaiful Ardi. Semoga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan,” kata Rifki.
Di hadapan puluhan warga, Syaiful Ardi menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Bengkalis.
“Apa yang Bapak dan Ibu usulkan pada hari ini akan saya perjuangkan dan saya sampaikan dalam sidang paripurna,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga di RT 03 dan RT 07 mengusulkan pelebaran parit induk yang selama ini dinilai menjadi penyebab masih terjadinya banjir saat hujan deras.
Menanggapi aspirasi tersebut, Syaiful Ardi menjelaskan bahwa upaya pelebaran parit induk sebenarnya telah diperjuangkan berulang Kali
Namun, pelaksanaannya masih terkendala persoalan pembebasan lahan di sepanjang jalur parit.
“Kami sudah memperjuangkan pelebaran parit induk tersebut berulang Kali. Namun, hingga saat ini masih terkendala proses pembebasan lahan. Meski begitu, kami akan terus berupaya mencari solusi agar persoalan banjir ini dapat segera ditangani,” jelasnya.
Kegiatan reses berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan mengurangi persoalan banjir di Kelurahan Air Jamban.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















