” Wagini tidak begitu merespon karena mengira tangisan tersebut berasal dari suara Handphone atau dari suara lain,” jelas Kompol Indra Lukman.
Selanjutnya, dikatakan mantan Kapolsek Bantan ini, pada pukul 05.15 wi ib saat Wagini akan melaksanakan ibadah Sholat Subuh, suara bayi tersebut masih terdengar, namun Wagini tetap melaksanakan sholat Subuh. Sehabis sholat subuh, Wagini memeriksa lokasi sumber suara tangisan bayi tersebut yang beradal dari bagian belakang rumahnya. Setelah memeriksa, Wagini menemukan bayi yang berada di dalam sebuah kardus terletak di atas meja dibelakang kandang ayam miliknya.

“Bayi tersebut masih dalam keadaan hidup dengan kondisi ari-ari masih menempel dibagian perutnya. Lalu Wagini mendatangi
rumah Ngatinem (Saksi II) memberitahukan penemuan bayi tersebut. Wagini lalu menghubungi Alamsyah (Saksi III) dan bersama-sama menuju lokasi penemuan bayi tersebut,” ujar Kompol Indra Lukman.
Lanjut Kata Kompol Indra Lukman menambahkan sekitar pukul 06.00 wib, Wagini, Ngatinem, dan Alamsyah membawa bayi tersebut ke Puskesmas Sebangar untuk mendapatkan tindakan medis. Sekira pukul 08.15 wib piket Polsek Mandau dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman tiba di lokasi penemuan bayi dan melakukan olah tkp.
“Saat ini bayi berjenis kelamin laki – laki dalam keadaan sehat dan masih berada di Puskesmas Sebangar,” terang Kompol Indra Lukman.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















