DURI – Umat Muslim di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, mulai melaksanakan sholat Tarawih perdana pada malam ini, Selasa (17/2/2026), menyusul penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah.
Berdasarkan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, warga Muhammadiyah di Duri dan sekitarnya mulai menunaikan sholat Tarawih pertama pada Selasa malam ini.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia juga menggelar sidang isbat pada Selasa (17/2/2026) untuk menetapkan awal Ramadhan secara resmi.

Jika hasil sidang isbat memutuskan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu (18/2/2026), maka umat Islam secara umum juga akan melaksanakan sholat Tarawih mulai malam ini.
Jadwal Sholat dan Tarawih di Duri
Sholat Tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya. Untuk wilayah Duri dan sekitarnya, berikut estimasi jadwal waktu sholat:
- Maghrib: 18.31 WIB
- Isya (awal pelaksanaan Tarawih): 19.41 WIB
- Imsak (Rabu, 18 Februari 2026): 05.01 WIB
- Subuh (Rabu, 18 Februari 2026): 05.11 WIB
Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke masjid, setidaknya 15–20 menit sebelum waktu Isya, guna mendapatkan saf di dalam masjid serta memudahkan pengaturan parkir kendaraan.
Masjid Utama di Duri Gelar Tarawih Berjamaah
Sejumlah masjid besar di Duri telah bersiap menyambut jamaah Tarawih malam pertama. Di antaranya:
- Masjid Besar Arafah di Jalan Arafah, Air Jamban, dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di Duri dengan fasilitas luas, bersih, dan ber-AC.
- Masjid Agung Ushuluddin di kawasan Pematang Pudu (Komplek PT Pertamina Hulu Rokan) memiliki area parkir yang luas dan suasana tenang.
- Masjid Raya Al-Ittihaad di Jalan Akasia, Duri Barat, yang dikenal sejuk dan nyaman.
- Masjid An Naba di Duri Barat dengan desain modern.
- Masjid Baitul Amal di Pematang Pudu dengan fasilitas pendukung yang memadai.
- Masjid At-Taqwa Muhammadiyah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Balik Alam, yang menjadi pusat kegiatan Muhammadiyah di Duri.
Antusiasme jamaah pada malam pertama Ramadhan biasanya meningkat signifikan. Karena itu, pengurus masjid mengingatkan jamaah untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kekhusyukan ibadah.
Hasil resmi sidang isbat dapat dipantau melalui kanal resmi dan media nasional pada malam ini. Jika penetapan pemerintah sejalan dengan keputusan Muhammadiyah, maka malam ini menjadi awal kebersamaan umat Islam di Duri dalam menunaikan sholat Tarawih menyambut Ramadhan 1447 H.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















