DURI – Kinerja Dishub Bengkalis kembali disorot publik setelah lampu merah di Simpang Pokok Jengkol, Kota Duri, mati total selama lebih dari sepekan.
Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama di jam sibuk sekolah, mengingat simpang tersebut merupakan titik padat aktivitas warga dan lalu lintas utama, Senin,(04/08/2025).
Situasi lalu lintas di jam sibuk, terutama saat anak sekolah berangkat dan pulang, menjadi tidak terkendali. Pengendara harus ekstra hati-hati karena tidak adanya sistem pengatur lalu lintas otomatis.

“Kalau terjadi kecelakaan, siapa yang akan bertanggung jawab? Ini sangat meresahkan,” ujar seorang warga yang melintas di lokasi.
Simpang Pokok Jengkol berada di bawah pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis. Namun hingga kini, tidak ada upaya konkret dari Dishub untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Bukan hanya lampu merah, sejumlah lampu jalan di ruas utama seperti Jalan Hangtuah dan Jalan Sudirman juga mengalami kerusakan. Sudah lebih dari empat bulan, penerangan jalan umum di kawasan itu padam total.
Pada 16 Mei 2025 lalu, kabarduri.net sempat mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto. Ia berdalih bahwa perbaikan tertunda akibat masalah pembayaran.
Namun, ketika kabarduri.net kembali mencoba menghubungi M. Adi Pranoto untuk menanyakan perkembangan terkait lampu merah di Simpang Pokok Jengkol pada Senin (4/8/2025), pesan WhatsApp hanya centang satu dan tidak mendapatkan balasan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bengkalis segera turun tangan sebelum terjadi kecelakaan fatal di lokasi tersebut.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















