DURI – Warga Desa Bumbung,Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Senin (4/8/2025) pagi.
Korban diketahui bernama Manengah Siregar (57), seorang petani yang tinggal di Jalan Kilang, Simpang Bangko, RT 01 RW 06, Desa Bumbung. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di lantai rumah, mengenakan baju lengan pendek dan celana panjang.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona Chaniago saat dikonfirmasi KabarDuri.net membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat laki-laki dewasa di rumahnya dalam kondisi sudah membusuk. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kasus ini masih dalam penanganan,” ujarnya, Selasa (05/08/2025).
Penemuan mayat berawal sekitar pukul 10.00 WIB saat salah seorang tetangga, Dedi Sutego (28), mencium bau tak sedap saat melintas di depan rumah korban.
Ia kemudian memberitahukan hal itu kepada Ketua RW, Wahyudi (56), dan bersama-sama mendatangi rumah korban. Saat pintu rumah dibuka, keduanya mendapati korban telah meninggal dunia.
Tim dari Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Irsanudin, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Sekira pukul 13.00 WIB, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Mandau untuk dilakukan visum
Dokter Gunung Nasution yang melakukan visum menyebutkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan luka, tanda lahir, atau bekas kekerasan. Namun ditemukan tanda-tanda pembusukan lanjut, seperti larva lalat dan kulit yang mengelupas. “Penyebab pasti kematian tidak bisa dipastikan karena tidak dilakukan autopsi,” ungkapnya.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan mulai dari olah TKP, wawancara saksi, pemasangan garis polisi, hingga koordinasi dengan RSUD dan pihak terkait.
Apabila tidak ada keluarga korban yang datang, Polsek Mandau akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait pemakaman jenazah.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















